Exposition Text – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Hi, Sobat Zenius! Gimana kabar elo? Semoga semuanya tetap sehat, ya! Nah, dalam kesempatan kali ini, gue mau coba membawakan materi teks eksposisi bahasa Inggris alias exposition text kelas 11!

“Aduh, bang, nggak bisa bahasa enggres.”

Eits, santai. Semua orang, termasuk elo, bisa belajar bahasa Inggris dengan mudah, asalkan tekun dan giat. Buat yang duduk di kelas 11, mungkin saat ini sedang berkutat dengan materi bahasa Inggris tentang exposition text. Betul apa betul?

“Wah, iya betul banget! Gue masih gak paham, nih, materi ini.”

Secara garis besar, teks eksposisi ini berguna banget buat elo saat nanti masuk kuliah. Pasalnya, elo akan dituntut untuk membuat essay dalam frekuensi yang cukup banyak sebagai tugas kuliah. Oleh karena itu, elo bisa pelajari dari sekarang, nih, secara cuma-cuma lewat Zenius!

Jangan khawatir, dalam artikel ini gue akan coba mengupas tuntas mengenai exposition text, mulai dari pengertian, struktur, ciri kebahasaan, dan masih banyak lagi bahasan seru. Biar rileks, elo bisa siapin teh atau kopi sama cemilan dulu. Kalau udah, yuk, simak penjelasannya bersama-sama!

Apa Itu Exposition Text?

exposition text
Credit Gif by clipart-library.com
Loading ... Loading …

Kalau jawaban elo baca-baca artikel di internet, entah itu di blog maupun media online, elo sebenarnya udah nggak asing dengan exposition text.

Secara umum, what is exposition text? Exposition teks adalah teks yang ditulis untuk menjelaskan mengenai pandangan suatu hal atau opini dari seorang penulis sekaligus berusaha mengajak atau mempengaruhi pembaca untuk setuju dengan opini tersebut. 

Biasanya, tulisan ini dibuat dalam bentuk essay dan disebarkan di berbagai macam media, seperti blog pribadi, media online, atau bahkan koran.

Si penulis biasanya membawakan isu-isu yang sedang viral atau hangat dibicarakan oleh orang-orang. Dikarenakan exposition text adalah suatu opini atau essay yang ditulis berdasarkan pandangan dari si penulis, maka jangan heran jika terjadi pro dan kontra dari berbagai orang.

Elo mungkin pernah atau sering menemukan artikel di internet, lantas dalam hati berkata “betul juga, nih, artikel”. Nah, secara tidak langsung elo sedang membaca exposition text yang ditulis oleh orang lain.

Semua orang, termasuk elo, bisa membuat teks eksposisi dalam bahasa Inggris sendiri, lho! Akan tetapi, nggak bisa sembarangan juga. Elo juga harus melakukan riset yang mendalam serta mengetahui ciri kebahasaan dan strukturnya.

Baca Juga: Materi Bahasa Inggris Kelas 10: Congratulations and Responding to Congratulations

Exposition General Structure

exposition text adalah
Exposition Text (dok. pixabay.com)

Sama kayak misal elo mau menulis novel, nulis teks eksposisi juga ada struktur-struktur yang perlu elo pelajari. Struktur teks eksposisi dalam bahasa Inggris ini akan membantu elo untuk membuat kerangka teks atau naskah. Jadi, elo gak kehilangan jejak lagi, nih, saat mau nulis essay atau artikel. Kira-kira apa, aja, sih, strukturnya?

1. Thesis statement

Struktur pertama exposition text adalah thesis statement. Nah, pada paragraf ini, biasanya si penulis mulai memperkenalkan kepada pembaca mengenai topik atau isu yang akan dibicarakan di dalam artikel atau essay. 

Nah, di bagian ini, elo perlu riset mendalam dulu, nih, kira-kira isu apa yang ingin dibahas. Jangan lupa juga, ya, kumpulkan berbagai macam sumber yang kredibel sebagai penguat opini elo.

Misalnya, nih, karena saat ini sedang marak-maraknya belajar online, elo mengangkat isu tentang “Online learning is more exhausting than offline learning”. Mungkin, elo juga merasakan hal seperti ini karena capek menatap laptop selama berjam-jam dan nggak ada interaksi langsung ke temen.

Kebanyakan, thesis statement ini ditaruh oleh penulis di awal paragraf sebagai perkenalan. Akan tetapi, ada juga beberapa baru mengangkat isu atau topiknya di tengah-tengah essay.

2. Arguments

Struktur selanjutnya adalah arguments. Setelah elo melemparkan topik atau isu di dalam essay, elo juga perlu menguatkan hal tersebut dengan argumen atau pendapat yang elo punya. 

Misalnya, mengangkat isu “online learning more exhausting than offline learning”. Nah, elo bisa menguatkan topik tersebut dengan argumen yang dimiliki. Tipsnya elo bisa membuat argumen atau alasan lewat sumber atau referensi yang udah elo cari sebelumnya.

Misal lagi, elo tambah dengan kalimat “online learning is very tiring because we can’t talk directly to each other”. Beberapa orang merasa lelah karena nggak bisa bercanda atau ngobrol langsung dengan temannya saat menjalani kelas online. Sebab, pada hakikatnya berbicara lewat offline lebih menyenangkan dibandingkan online.

3. Reiteration/Reinforcement

Struktur terakhir dari exposition text adalah reiteration atau reinforcement. Hmm apa itu? Pada struktur ini, elo bisa memperkuat kembali statement atau pernyataan tesis yang udah elo lemparkan di awal essay atau paragraf tadi.

Tadi di contoh awal, pilih tesis atau topik seperti ini “online learning more exhausting than offline learning” elo bisa memperkuat pernyataan tersebut dengan kalimat seperti ini “Although offline learning is tiring, but online learning more exhausting because we can’t play or talk to friends.”

Ada hal yang perlu elo tau dari struktur ketiga ini. Jadi, struktur reiteration terdiri dari dua jenis, yaitu conclusion dan persuasion.

  • Persuasion itu sifatnya sebuah ajakan. Biasanya, persuasion atau persuasi ini bisa ditemukan di teks eksposisi yang berbentuk hortatory.
  • Conclusion itu lebih cenderung ke kesimpulan. Nah, biasanya conclusion bisa elo temukan di teks eksposisi yang berbentuk analytical.

“Wah, kok bisa ada dua jenis teks eksposisi gitu?”

Kalau elo semakin penasaran mengenai kedua jenis tersebut dan perbedaannya apa, yuk, beralih ke pembahasan selanjutnya!

Baca Juga: Sebelum Belajar Pronunciation Bahasa Inggris, Kamu Perlu Tahu Ini!

Duh bingung banget belajar strukturnya tanpa ada contohnya. Sabar dong, ntar elo juga bakal belajar contoh teks eksposisi dalam bahasa Inggris, tapi download dulu dong aplikasi Zeniusnya. Yakin nih gak mau nonton video pembelajaran gratis, pakai fitur ZenCore and ZenBot yang bikin belajar makin asyik. Cobain download di bawah ini yuk!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimaln persiapanmu sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Analytical vs Hortatory

Exposition Text – Materi Bahasa Inggris Kelas 11 41
Analytical vc Hortatory (dok. pixabay)

Elo udah paham kalau exposition text adalah suatu teks yang berisi pandangan suatu hal dari seorang penulis, sekaligus mengajak para pembaca untuk menyetujui hal tersebut. Selain itu, elo juga udah tau, apa saja struktur di dalam teks eksposisi itu sendiri.

Nah, buat menguji kepahaman elo tentang exposition generic structure, gue punya dua contoh teks eksposisi dalam bahasa Inggris, yang satu bentuknya hortatory dan yang satu analytical. Dari dua teks tersebut, pelajari, deh, kira-kira bagian mana yang termasuk thesis statement, arguments, dan reinforcement/reiteration?

Contoh hortatory exposition text:

People are starting to abandon the habit of wearing masks and keeping their distance amid the pandemic that has been going on for nearly nine months. Is it okay to ignore the health protocols? The answer is absolutely no. We should keep obeying the health protocols because the pandemic is not over yet. 

In the early pandemic, most of the people are discipline in obeying the health protocols such as wearing mask, washing hands, and keeping a distance. These days, there is a pandemic fatigue where people are tired of being restricted for months in this pandemic. 

However, this phenomenon cannot be a reason for us to ignore the health protocols. It is because there is no cure yet which to combat the ferocity of the coronavirus. The most important thing that we can do is stick to health protocols so that we can break the chain of virus spread. 

In addition, CDC or Centers for Disease Control and Prevention recommends us to wear mask since it can prevent us from getting or spreading the virus. 

Therefore, we need to continue to protect ourselves from exposure to the virus for the good of ourselves and others. To overcome fatigue in the midst of a pandemic, we can try to keep in touch with the people closest to us so that we do not feel bored. We should remember that everyone can be exposed to viruses and vaccines still cannot be used, so it is important to always implement health protocols, especially when there is an urgent matter that requires us to leave the house.

Sumber: kompas.com

Udah ketemu belum mana yang thesis, arguments, sama reinforcement dari contoh analytical exposition text tentang corona di atas? Yap, benar sekali! Mari kita bahas satu per satu, ya.

Dilihat dari paragraf pertama, itu bisa kita sebut sebagai thesis statement-nya. Mengapa demikian? Sebab, si penulis mulai melempar topik atau isu mengenai pandemi yang masih berlangsung, tapi orang-orang udah mulai abai sama protokol kesehatan atau prokes. Intinya, di sini penulis menegaskan kalau kita masih berada di tengah pandemi.

Kemudian, di paragraf kedua sampai keempat, itu merupakan bagian dari arguments. Si penulis mulai memperkuat topik di atas dengan argumen atau pendapatnya. Di situ dia menyebutkan kalau di awal pandemi orang-orang masih taat protokol kesehatan. Akan tetapi, saat ini orang-orang mulai capek atau lelah sama pandemi sehingga menimbulkan fenomena pandemic fatigue.

Terus, dia menyebutkan kalau fenomena tersebut (pandemic fatigue) tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan protokol kesehatan. Dia juga memperkuat argumennya dengan mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada obat untuk menjinakkan virus corona.

Nah, paragraf kelima itu merupakan reinforcement yang termasuk dalam jenis persuasion. Kok bisa? Di paragraf terakhir, penulis mengajak pembaca untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Lalu, ia juga menekankan kalau seandainya bosan karena pandemi, pembaca bisa menghubungi orang-orang terdekatnya. Terakhir, penulis juga mengajak untuk tetap berada di rumah saja dan keluar rumah jika ada keperluan yang benar-benar mendesak.

Gimana? Udah mulai melekat, kan, pembahasan struktur teks eksposisi. Kalau masih perlu latihan, gue masih ada, nih, contoh teks eksposisi, tapi bentuknya analytical. Yuk, identifikasi lagi mana thesis, arguments, dan reinforcement-nya.

Contoh analytical exposition text:

Management of trash is very important in Indonesia. As one of the countries with big amount of trash from many sectors, proper management is necessary.

Firstly, it is important to provide healthy environment. When the trash is not managed well, it will create area where bacteria can live.

Moreover, it can cause some health issues, and breathing issues become one of them that can be caused by bed smell of the trash. Furthermore, bad management of trash can lead to flood. When it is not managed well, trash can block the flow of water.

As the result, water debit can increase during the rainy season and the channels of water cannot deliver the water well. That is why it is very important to manage the trash and it is better to promote the recycling process.

Sumber: inggrism.com

Kira-kira mana yang merupakan bagian thesis statement-nya? Ya, betul! Di paragraf pertama, di situ penulis udah mulai menjabarkan mengenai isu atau topik yang ingin dibicarakan, yaitu mengenai pentingnya mengelola sampah di Indonesia. Di situ juga ditambahkan kalau Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah sampah yang besar dari berbagai sektor. Wah, mengerikan, ya?

Nah, di paragraf kedua dan ketiga, itu merupakan bagian dari arguments, di mana penulis menguatkan isu atau topik tersebut dengan pendapat yang ia utarakan. Misalnya, ia menuliskan kalau sampah tidak dikelola dengan baik, maka hal tersebut akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Tidak sampai situ, di paragraf ketiga penulis menjabarkan lagi dampak dari sampah yang tidak dikelola dengan baik, seperti menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan dan masalah pernapasan. Lalu, penulis juga menegaskan kalau pengelolaan sampah yang buruk juga akan mengakibatkan terjadinya banjir karena terjadinya penyumbatan.

Di paragraf terakhir, sudah dipastikan kalau itu termasuk pada bagian reinforcement. Akan tetapi, pada kasus ini reinforcement yang tergambar merupakan bentuk dari conclusion atau dikategorikan sebagai analytical. Kenapa demikian? Sebab, si penulis menyimpulkan kembali apa yang telah ia tuliskan sebelumnya. Di situ, ia menuliskan bahwa sangat penting untuk mengelola sampah dengan baik supaya debit air saat hujan dapat mengalir dengan baik. 

Sudah di bedah satu-satu, mengenai analytical dan hortatory. Dari contoh di atas, kira-kira elo bisa menyimpulkan nggak persamaan dan perbedaan dari analytical vs hortatory?

Yap, secara garis besar, persamaan antara hortatory dan analytical sama-sama mempunyai tiga struktur, yaitu thesis statement, arguments, dan reiteration/reinforcement.

Sementara itu, perbedaan dari keduanya terletak pada bagian reiteration. Kalau hortatory exposition text adalah teks yang lebih cenderung ke persuasion atau mengajak pembaca, sedangkan analytical exposition text adalah teks yang cenderung mengarah ke conclusion atau menyimpulkan penjelasannya.

Language Features Exposition Text

Sudah bahas banyak, tentang exposition text, mulai dari pengertiannya, strukturnya, hingga bentuk-bentuknya.

Pada pembahasan kali ini gue akan coba menjelaskan ke elo mengenai language features atau unsur kebahasaan yang biasanya digunakan pada exposition text. Secara rangkumannya, setidaknya ada tiga yang biasa digunakan, yaitu causal conjunctions,

Struktur Recount Text & Contohnya

Hai Sobat Zenius, kembali lagi bersama gue, Grace! Di artikel ini kita bersama-sama akan membahas materi recount text kelas 10, lengkap dengan definisi, tujuan, struktur, dan contohnya.

Elo pernah nggak menulis jurnal harian atau diari? Coba dong vote, gue ingin tahu nih.

Diari Junal Harian
Dok: Pixabay
Loading ... Loading …

Nah, ketika elo menulis jurnal atau diari, sebenarnya elo sedang menulis recount text lho. Tanpa berlama-lama lagi yuk kita kupas tuntas bersama-sama.

Definisi Recount Text

Recount text adalah jenis teks yang menceritakan kembali sesuatu yang telah terjadi di masa lampau. Contohnya, kejadian ketika elo bertemu dengan Jennie Blackpink, ketika elo liburan ke Raja Ampat bersama keluarga, dan lain sebagainya.

Tujuan recount text:

  • Menginformasikan
  • Memotivasi
  • Menghibur

Oke, sebelum kita lanjut ke struktur recount text, download dulu yuk aplikasi Zenius. Elo bakalan dapet materi pelajaran yang lebih lengkap, latihan soal, sampai fitur-fitur gratis Zenius. Klik gambar di bawah ya!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapan elo sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Struktur Recount Text

Bagian ini adalah pengenalan yang menginformasi pembaca tentang tokoh, tempat, dan kapan terjadinya di masa lampau.

Bagian ini berisikan serangkaian peristiwa atau kegiatan yang terjadi. Biasanya diceritakan secara berurutan, misalnya. At first, … Then, ….

Bagian ini merupakan akhir dari cerita dan sifatnya opsional, sebab bisa berupa rangkuman dari semua yang telah diceritakan, komentar atau kesan pribadi, atau mungkin berupa himbauan atau misalnya karena recount text tersebut menceritakan tentang pengalaman tidak menyenangkan seperti kecopetan.

Language Features Recount Text

Karena kita menceritakan kejadian di masa lampau, kita menggunakan tata bahasa past tense di dalam recount text.

Time connective adalah kata-kata yang berfungsi sebagai penghubung waktu untuk mengurutkan kejadian misalnya after, before, at first, then, after that, dll.

Adverbs adalah kata keterangan untuk menunjukkan waktu, tempat, atau cara misalnya yesterday, three months ago, last year, at home, slowly, carefully, dan lain-lain.

Sobat Zenius, agar memahami seluruh elemen dan contoh recount text, gue sarankan elo nonton video tentang recount text untuk Bahasa Inggris Kelas 10 SMA. Namun, pastikan elo punya akun Zenius supaya bisa akses video-videonya ya.

Recount Text Zenius
Recount Text Zenius
Dok: Recount Text Zenius

Contoh Recount Text

My Last Holiday

Last month, I went to Pari island with my big family. That was my second time to travel there. I did not remember my first time because I was still three years old.

Our boat departed from Muara Angke port to the island at 7.00 a.m. We arrived at Pari island in approximately two hours. After that, we went to our guest house that we booked two months ago. When we got there, almost all family members were busy unpacking. I just sat in front of the guest house and did nothing. Then I realized that it was still 10 a.m. So, I went out to rent a bicycle. My brother did not want to join me because he went to sleep. He said that it was too shiny to do snorkeling.

We finally had lunch at 1 p.m. I was so hungry after cycling for an hour, and did not have any snacks. After lunch, my brother said that he wanted to go snorkeling. But my parents said it was too hot. Well, it was 2 p.m. So, they were right. It was still hot outside.

But my brother insisted on doing it. He then asked me and our cousin Irwan to join him to do the thing he really wanted to do by the time we arrived there. It was snorkeling. Irwan agreed and pushed me to join.

I did not know why I agreed to join them. When we went snorkeling, the fisherman who became our guide brought us to the beach far enough from our guest house. We went snorkeling there. The water was very clear. We could see groups of tiny fishes and beautiful coral under the sea. After snorkeling cheerfully for approximately three hours, we returned to our guest house.

When we were home, I realized that my back was so itchy. At first, I did understand why. After my mother found out, she started to nag at me. It was sunburnt. I did not enjoy the rest of the other days staying there.

In summary, my second trip to Pari island was not really better than my first. I would like to visit this place again together with my family in another chance. But, I would not do snorkeling at 2 a.m. for three hours anymore.

Sumber: prolog materi recount text 

“Sobat Zenius, kalau elo mau, coba deh buat recount text berdasarkan pengalaman elo di kolom komentar. Penasaran nih.”

*****

Nah, itulah pembahasan singkat tentang materi recount text kelas 10 hari ini. Gue sangat menyarankan kalian buat akun di Zenius dan akses video-video recount text dari Zenius karena pembahasannya asyik dan lengkap banget di situ. Klik gambar di bawah buat nonton videonya, ya!

invitation letter

Tapi kalo elo mau ganti cara belajar biar lebih efektif, gue mau rekomendasiin elo untuk langganan paket belajar Aktiva Sekolah. Elo bisa belajar dari video materi premium, ngerjain tryout, tanya jawab sama Zen Tutor di live class dan berbagai fasilitas seru lainnya. Klik gambar di bawah ini buat info lengkapnya, ya!

indeks harga

Baca juga

News Item Text

Procedure Text

Descriptive Text

Recount Text

Originally Published: July 24, 2021 
Updated By: Arum Kusuma Dewi

Explanation Text – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Halo, Sobat Zenius! Gimana kabarnya? Semoga baik-baik saja, ya! Di artikel ini, gue mau ngajak elo semua ngebahas materi explanation text kelas 11. Yuk, baca artikel ini sampai selesai!

Pernah nggak sih elo ngalamin bingung tentang suatu hal, lalu nggak bisa memecahkan kebingungan itu sendiri? Ketika mengalami hal seperti itu, salah satu jalan keluar yang paling mudah elo bisa bertanya ke orang lain yang lebih memahami hal tersebut supaya mendapat penjelasan yang jelas.

Kalau bertanya memakai bahasa Indonesia kan pasti elo semua sudah terbiasa, nih. Nah, gimana supaya makin cakap dalam berbahasa kalau kali ini kita belajar meminta penjelasannya dalam Bahasa Inggris? Eh, tapi kalo kita jadi orang yang ditanyai gimana?

Tenang, di artikel ini kita nggak hanya membahas tentang how to ask for an explanation, tapi juga how to give an explanation dalam materi explanation text kelas 11, Sobat Zenius!

Penasaran, nggak, sih seperti apa materinya? Tanpa berlama-lama lagi, yuk, kita beralih ke pembahasannya!

Apa Itu Explanation Text?

Ilustrasi materi explanation text kelas 11.
Illustrasi berpikir mengenai explanation text (Dok. pixabay.com)

Sebenarnya, apa, sih, pengertian explanation text? Apa cuma teks yang berisi mengenai penjelasan aja?

Biar makin mudah memahami materi explanation text kelas 11, gue mau ngasih tahu pengertiannya dulu nih! 

Menurut Oxford Learner’s Dictionary, explanation adalah suatu pernyataan, fakta, atau situasi yang memberikan penjelasan tentang bagaimana sesuatu bisa terjadi. Atau singkatnya, explanation merupakan alasan kenapa sesuatu bisa terjadi.

Misalnya, elo penasaran tentang bagaimana sebuah pelangi terbentuk. Nah, dalam sebuah explanation, elo akan mendapatkan penjelasan berupa alasan atau fakta-fakta yang menjelaskan tentang hal itu Sobat Zenius.

Secara sederhana, explanation text merupakan sebuah teks yang berisi mengenai sebuah penjelasan secara detail. Biasanya, jenis teks ini berisi penjelasan tentang budaya, fenomena alam, masalah sosial, dan masih banyak lagi.

Oh iya, sebelum lanjut, buat elo yang belum download aplikasi Zenius, yuk klik banner di bawah ini. Pilih button yang sesuai dengan device yang elo gunakan ya!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapan elo sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Tujuan Explanation Text

tujuan explanation text
Ilustrasi orang sedang belajar (Dok Freepik.com)

Sekarang kita sudah tahu, nih, pengertian dari explanation text. Sebenarnya, apa, sih, tujuan dari jenis teks yang satu ini? Apakah untuk memberi penjelasan kepada orang mengenai suatu hal?

Yap, kurang lebih seperti itu. Selain itu, tujuan explanation text sendiri yaitu untuk memberitahu kepada para pembaca mengenai bagaimana sesuatu itu terjadi. Dengan demikian, maka pembaca dapat membayangkan dan memahami suatu teks tersebut.

Nggak cuma itu, tujuan yang lain juga untuk menjelaskan proses-proses yang terjadi yang berkaitan dengan fenomena alam, sosial, budaya, dan lain sebagainya yang bertujuan untuk menjelaskan mengapa dan bagaimana suatu peristiwa terjadi.

Kalau dilihat lagi, fokus dari pembahasan materi ini bukan terletak pada sebuah subjek, melainkan peristiwa atau kejadian tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Prepositional Phrase dan Contohnya – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Ciri-Ciri Explanation Text

Nah, Sobat Zenius sekarang sudah mulai paham, nih, pengertian dan tujuan explanation text. Akan tetapi, setelah itu pasti elo masih bingung dan bertanya-tanya,

“Bagaimana gue bisa tahu kalau kalimat ini merupakan explanation text?”

Tenang, gue mau membagikan ciri-ciri explanation text kepada elo semua dalam pembahasan kali ini. Kira-kira apa saja cirinya?

  • Biasanya menggunakan Simple Present Tense
  • Memakai passive voice
  • Menggunakan noun phrase dan active verbs
  • Memakai chronological connector
  • Menggunakan adverbial phrase

Contoh Explanation Text

Sekarang, kita mulai masuk ke dalam pembahasan tentang contoh explanation text, nih, Sobat Zenius!

Seperti yang udah gue jelasin di awal artikel, dalam artikel ini gue mau memberikan contoh mengenai how to ask for an explanation dan juga how to give an explanation. Oleh karena itu, gue akan ngebagi dua contoh pada pembahasan kali ini.

Asking for an Explanation in English

Giving explanation (Foto: unsplash.com by Mimi Thian)
Giving explanation (Dok. unsplash.com by Mimi Thian)
Anne: You have to sum all of the data then try to multiply it with the variable.
Jess: What do you mean?
Kalau diartikan, “What do you mean” berarti “apa maksudmu?” Ungkapan ini bisa elo gunakan ketika tidak memahami sesuatu yang orang lain katakan. 

Variasi lainnya adalah “What does this mean?” Ungkapan ini bisa elo gunakan untuk menanyakan sesuatu yang nggak elo mengerti. Contohnya adalah ketika membaca sebuah instruksi yang sulit dipahami. Elo bisa bertanya ke temen elo dengan ungkapan “What does this instruction mean?

Anne: Yesterday, Mr. Listian gave this assignment to explain about the digestive process in humans but I couldn’t understand it myself. Could you explain this to me?
Jess: Sure, let me explain that to you.
“Could you explain this to me?” kalau diartikan, artinya “Bisakah kamu menjelaskan ini kepada ku?” Biasanya ungkapan ini digunakan untuk meminta suatu penjelasan tentang sebuah konsep. Kalau di dalam contoh, yang ditanyakan adalah tentang proses pencernaan manusia
Jess: All the people are screaming and running out of that store, what is going on?
Anne: I have no idea either.
Bisa menebak nggak nih apa kira-kira arti dari  “what is going on?”? Yak! Artinya kurang lebih “Apa yang terjadi?” atau “Ada apa sih?”.
Jess: I found my white dress turned blue this morning in the washing machine.
Anne: How come?
Ungkapan kali ini lumayan singkat, ya, Sobat Zenius. “How come?” kalau diartikan bisa berbunyi “Kok bisa?” atau “Kenapa?”.

Elo juga bisa menambahkan detail fenomena atau kejadiannya dalam ungkapan ini seperti “How come your white dress turned blue?” Artinya “Kok bisa dress putih mu jadi biru?”

Anne: April is really upset with me.
Jess: Why is April upset with you?
Cara lain untuk menanyakan sebuah explanation adalah dengan menggunakan kata tanya “why” atau “kenapa”. Penyusunan kalimat tanyanya pun bisa elo sesuaikan dengan konteks dan tenses yang perlu elo gunakan, ya.

Giving Explanations in English

Why Summer Daylight is Longer than Winter Daylight

In the summer, the amount of daylight that we get is more than we get in winter. This is not because as many people think we are closer to the sun but because of the tilt of the earth.

The earth is actually closer to the sun in winter than it is in summer but you would be forgiven for thinking that this can not be true after looking out of your window on a cold and frosty morning.

It seems strange that as the earth gets closer to the sun during its orbit then the amount of daylight that we get decreases. But that is the case. It is the tilt of the earth that determines the amount of daylight that we get and so the length of time that for us the sun is above the horizon.

Source: ictteachers.co.uk via www.getenglishnow.org

Explanation Text Features

Salah satu hal yang mencirikan sebuah explanation text adalah penggunaan fitur kebahasaannya. Apa saja fitur kebahasaan yang digunakan dalam teks ini?

Unsur kebahasaan yang paling umum digunakan dalam explanation text adalah simple present tense dan passive voice in simple present. Pasti Sobat sudah pernah kan mendengar tentang tenses tersebut? Supaya tidak lupa, yuk kita bahas struktur kalimatnya.

Simple Present Tense

Karena yang umumnya disampaikan dalam explanation text merupakan sebuah fakta atau kejadian yang terjadi terus-menerus, maka tenses ini memang paling sering digunakan sobat.

Struktur kalimatnya sendiri terdiri dari Subject + Infinitive/V1.Contoh penggunaan kalimatnya seperti dibawah ini nih.

“The winds cause waves on the surface of the ocean (and on lakes)”

Arti kalimat tersebut adalah “Angin menyebabkan ombak di permukaan laut (dan di danau)” Kalimat tersebut merupakan fakta nih Sobat Zenius, karena memang proses proses pembentukan ombak itu melalui tiupan angin.

Itu sebabnya simple present tense digunakan dalam kalimat ini. Kalau dari struktur kalimatnya juga dapat diketahui kalau subject dari kalimat ini adalah the winds, lalu infinitive verb-nya adalah cause.

Tetapi perlu diingat kalau di dalam simple present tense, jika subject-nya singular (he, she, it) maka infinitive verb nya diikuti “s” atau “es” (watches, looks, studies, walks, etc.) ya.

Passive Voice in Simple Present

Dalam penulisan kalimat, kita biasanya mengenal yang namanya kalimat aktif dan kalimat pasif atau yang dalam Bahasa Inggris disebut active voice dan passive voice.

Bunyi penggunaan active voice biasanya “I make breakfast every morning” sedangkan kalimat passive voice akan berbunyi “Breakfast is made by me every morning.

Perbedaannya apa? Yuk, kita cermati lagi lebih seksama kalimatnya.

passive voice

Selain kalimatnya yang menjadi lebih panjang, adapun perubahan subject kalimat dalam kalimat tersebut.

Dalam active voice, subject atau yang melakukan pekerjaan adalah “I” dan object-nya atau yang dikenai pekerjaan adalah “breakfast”.

Namun, ketika diubah menjadi passive voice, kata “breakfast” justru menjadi subjectnya yang ditulis di awal kalimat.

Ciri-ciri passive voice lainnya adalah jika kalimat diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, maka akan ada kata kerja yang dikenai imbuhan “di-” dan penggunaan kata “oleh”. Contoh nya adalah “Sarapan dibuat oleh ku setiap pagi”.

Alasan digunakannya passive voice dalam explanation text adalah untuk memberikan penekanan pada suatu kata atau fenomena.

Struktur kalimat dari Passive Voice in Simple Present adalah Subject + to be (is, am, are) + Past Participle / V3. Contohnya lainnya dari teks adalah seperti dibawah ini.

“Tsunamis (sometimes called tidal waves) are different from surface waves; they are usually caused by underwater earthquakes, volcanic eruptions, or landslides.”

Jika kalimat di atas diterjemahkan, akan berbunyi “Tsunami (kadang-kadang disebut gelombang pasang) berbeda dari gelombang permukaan; mereka biasanya disebabkan oleh gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi, atau tanah longsor.”

Baca Juga: Contoh Adjective Phrase Beserta Rumus dan Pengertian – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Penulisan Huruf Kapital atau Capitalization

Alfabet (Foto: Pixabay.com by Gordon Johnson)
Alfabet (Foto: Pixabay.com by Gordon Johnson)

Hal penting lainnya dalam penulisan explanation text adalah penggunaan huruf kapital atau capitalization.

Apa saja sih kata-kata yang perlu Sobat pastikan menggunakan huruf kapital pada awal katanya? Berikut daftarnya:

  1. Pronoun “I”
    Hayo, siapa yang masih sering nulis seperti ini “My friend and i are going to the beach”? Kalimat tersebut salah karena kata “I” tidak ditulis dalam huruf kapital Sobat. Jadi yang benar adalah “My friend and I are going to go to the beach.”.
  2. Kata pertama pada awal kalimat.
    Mungkin ini semua lo sudah tau ya, bahwa kata pertama di setiap kalimat selalu dimulai dengan huruf kapital. Contohnya, “The group work is very difficult. My friends and I worked really hard to do it.”
  3. Proper Noun atau Names
    Proper nouns merupakan kata benda yang spesifik. Biasanya dalam bentuk nama. Contohnya adalah nama orang (Matt, Josh, Silvia, Rose), nama kota (Japan, Indonesia, Amerika), Judul lagu (La Lisa, Dynamite), dan masih banyak nama-nama lainnya.
  4. Jabatan yang diikuti nama
    Nama sebuah jabatan tidak perlu ditulis dengan huruf kapital jika tidak diikuti nama, contoh nya “The president will be visiting the city soon.” Tetapi, jika diikuti nama, makan harus ditulis dengan huruf kapital seperti ini “President Joko Widodo will be visiting the city soon.”

Reading Comprehension Practice

Dalam latihan soal pemahaman bacaan, pertanyaan-pertanyaan yang biasanya diberikan terkait isi explanation text adalah sebagai berikut:

  1. What is the purpose of the text?/ What does the writer write the text for?
    Pertanyaan ini menanyakan tentang tujuan dari penulisan sebuah explanation text. Cara menjawab pertanyaan ini adalah dengan memperhatikan informasi apa saja yang disampaikan melalui bacaan dan kemudian menarik kesimpulan tujuannya dari informasi tersebut.
  2. What is the best title for the text?
    Terkadang Sobat akan diminta untuk memilih judul yang paling cocok untuk explanation text yang disajikan. Cara memilih judul ini hampir sama dengan mencari tujuan dari teks, yaitu dengan memperhatikan informasi yang ada pada teks.
  3. The following statements are true according to the text, except.
    Soal seperti di atas ini meminta teman-teman untuk menemukan pernyataan yang tidak sesuai dengan teks, namun terkadang ada pun soal yang meminta Sobat untuk menemukan pernyataan yang benar. Cara mudah mengerjakan soal ini adalah dengan mencari kata kunci dari pernyataan dan kemudian mencocokan kesesuaian informasinya dengan yang ada di dalam teks.
  4. The word “….” in the paragraph … has the closest meaning to …

    Soal semacam di atas biasanya menanyakan tentang arti sebuah kata yang ada di dalam kalimat. Terkadang, kata-kata yang ditanyakan ini mungkin asing buat teman-teman. Nah, supaya tetap bisa mengerjakan, teman-teman bisa terlebih dahulu menemukan kalimat yang menggunakan kata yang ditanyakan di dalam teks. Setelah