Contoh Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Pembahasan

Hai Sobat Zenius, gimana nih persiapan penilaian tengah semesternya yang udah tinggal sebentar lagi. Gue bantuin deh bareng-bareng bahas tentang contoh soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 beserta pembahasannya.

Di pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 akan elo temui materi-materi berikut ini: 

Surat Lamaran Pekerjaan

Teks Cerita Sejarah

Untuk bisa akses ke materi-materi di atas elo bakal ketemu laman dengan gambar di bawah ini dulu nih. Tinggal elo pilih deh mau belajar yang mana.

PTS Bahasa Indonesia kelas 12 Semester 1 (Arsip Zenius)
Bahasa Indonesia kelas 12 Semester 1 (Arsip Zenius)

Soal PTS Bahasa Indonesia bisa dibilang gampang-gampang susah ya. Elo perlu jeli dalam memahami soal sebelum menjawabnya. Makanya kali ini gue akan ajak elo untuk lebih teliti dalam memahami dan menjawab soal PTS Bahasa Indonesia kelas 12.

Nggak usah berlama-lama lagi, langsung aja yuk ke pembahasan dan contoh soal PTS Bahasa Indonesia kelas 12 semester 1 di bawah ini!

Contoh Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1

Contoh Soal 1

Topik: Unsur Penting Surat Lamaran Pekerjaan

Bacalah ilustrasi berikut!

Andhi menemukan lowongan pekerjaan dalam majalah Kisah. Lowongan pekerjaan tersebut berisi :

PT Garuda Nusantara, Jalan Teratai 41, Mataram membutuhkan segera Accounting Staff  dengan syarat:

  1. Sarjana Akuntansi;
  2. pengalaman kerja minimal 1 tahun;
  3. bertempat tinggal di Mataram.

Manakah kalimat pembuka surat lamaran yang tepat sesuai ilustrasi di atas?

a. Setelah saya membaca majalah Kisah saya tertarik untuk melamar di PT Garuda Nusantara, Jalan Teratai 41, Mataram, kiranya Bapak/Ibu HRD berkenan.

b. Sehubungan dengan informasi yang saya dapatkan dari majalah Kisah, saya amat sangat tertarik untuk melamar posisi Accounting Staff di PT Garuda Nusantara.

c. Berhubung saya sudah memiliki pengalaman bekerja selama 1 tahun sebagai Accounting Staff , saya tertarik untuk melamar posisi tersebut.

d. Berdasarkan informasi yang saya terima dari majalah Kisah, saya tertarik untuk melamar posisi Accounting Staff, namun sayangnya saya seorang fresh graduated.

e. Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan PT Garuda Nusantara yang ditemukan dalam majalah Kisah, saya bermaksud untuk melamar Accounting Staff di PT Garuda Nusantara.

Pembahasan: 

Untuk menjawab soal di atas yang elo perhatikan adalah informasi apa yang bisa elo dapatkan dari narasi di atas. Coba deh kita mulai dari siapa yang membuka lowongan? Jawabannya adalah PT Garuda Nusantara. Posisi apa yang dibutuhkan? Yup bener banget, mereka lagi butuh accounting staff. Dari mana informasi lowongan itu didapatkan? Dari majalah Kisah.

Informasi di atas kita jadikan panduan untuk membuat kalimat pembukanya. 3 poin penting yang udah elo jawab di atas perlu banget ada di dalam kalimat pembuka surat lamarannya.

Berdasarkan lengkap tidaknya poin penting tersebut, elo udah bisa menghilangkan 3 pilihan yang salah, yaitu pilihan a, c dan d. Tiga pilihan jawaban itu salah karena informasinya nggak lengkap ya.

Nah, sekarang tersisa pilihan b dan e. Di pilihan b ada kalimat “saya sangat amat tertarik…”. Dari segi keefektifan kalimat ini salah ya, karena “amat” dan “sangat” sama-sama kata keterangan, nggak boleh tuh barengan kayak gitu.

Selain itu, kalau elo perhatikan kalimat yang digunakan bagaimana Andhi menunjukkan ketertarikannya malah terlihat mengemis pekerjaan. Padahal PT Garuda Nusantara membutuhkan pekerja dan Andhi mempunyai skill untuk itu. Jadi, pemilihan kalimat yang terlalu memohon sebaiknya dihindari.

Okay, kita ketemu nih di jawaban d. Kenapa ini pilihan yang tepat? Karena tentunya memuat informasi penting yang udah gue sebutin tadi. Kalimatnya pun efektif ya, hanya informasi yang diperlukan yang diutarakan.

Jawaban: e

Pelajari Juga: Konsep Surat Lamaran Kerja

Contoh Soal 2

Topik: Ciri Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Demikian surat lamaran pekerjaan saya buat, kami berharap agar dapat diterima di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Terima kasih.

Agar lebih efektif, kalimat penutup surat lamaran pekerjaan di atas diubah menjadi?

a. Demikian surat lamaran pekerjaan saya bikin, kami berharap dapat diterima di perusahaan yang
Bapak/Ibu pimpin. Terima kasih.

b. Demikian surat lamaran pekerjaan saya buat, kami berharap dapat diterima di perusahaan yang
Bapak/Ibu pimpin. Terima kasih banyak.

c. Besar sekali harapan saya bisa diterima di perusahaan ini. Demikian surat lamaran pekerjaan saya buat.
Terima kasih.

d. Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

e. Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Pembahasan:

Kita coba jawab dengan lihat satu-satu pilihan jawaban yang ada. Yuk mulai dari pilihan a dulu. Ada kalimat “surat lamaran pekerjaan saya bikin”. Kata “bikin” ini bukan kata baku, lho. Kata baku dari “bikin adalah “buat”. 

Ingat surat lamaran pekerjaan harus formal ya, maka pemilihan katanya juga harus baku. Pilihan yang a langsung salah nih.

Dari opsi jawaban a ada juga kalimat “kami berharap…”. Ingat di surat lamaran pekerjaan kita juga menawarkan kemampuan untuk tempat yang kita lamar, jadi nggak perlu tuh menjadi seolah-olah kita meminta-minta pekerjaan. 

Kalimat-kalimat yang mengarah ke hal-hal di atas lebih baik dihindari, Sobat Zenius. Kalimat seperti “kami berharap” atau “kamu memohon” nggak perlu deh dipake. 

Nah, elo bisa langsung ilangin opsi jawaban yang ada unsur-unsur berharapnya nih. Opsi jawaban a, b dan c auto salah deh. Di pilihan jawaban c, kalau elo perhatikan bahkan menggunakan kalimat yang berlebihan dan nggak efektif kayak “besar sekali harapan”.

Tersisa opsi d dan e yang sekilas kayaknya dua-duanya mirip. Tapi di opsi d elo temui kalimat “Atas perhatiannya,”, kira-kira untuk diperuntukkan untuk siapa ya kalimat ini. Jadi nggak jelas kan. Ini membuat kalimat jadi kurang spesifik dan sebaiknya dihindari.

Ini menjadikan opsi e pilihan yang tepat. Elo bisa lihat kan kalimatnya baku dan spesifik ditujukan ke siapa juga dicantumkan.

Jawaban: e

Baca Juga: Konsep, Ciri Kebahasaan, dan Struktur Surat Lamaran Kerja

Contoh Soal 3

Topik: Penulisan Surat Lamaran Kerja

Manakah penulisan tanggal surat lamaran pekerjaan di bawah ini yang benar?

a. jakarta, 16-Juli-2021

b. jakarta, 16 Juli 2021

c. Jakarta, 16/07/2021

d. Jakarta, 16-07-2021

e. Jakarta, 16 Juli 2021

Pembahasan:

Soal PTS Bahasa Indonesia yang kayak gini mungkin terkesan gampang, tapi elo perlu ketelitian dalam melihat setiap pilihan jawaban. Coba kita langsung cek satu persatu. Huruf pertama nama kota harus ditulis pakai huruf kapital. Opsi a dan b merupakan jawaban yang salah karena menggunakan huruf kecil di nama kota.

Selain itu pilihan jawaban a juga menggunakan tanda hubung di bagian tanggal. Ini kira-kira tepat nggak ya? Jawabannya tidak tepat, Sobat Zenius. Elo cukup pakai spasi aja di bagian tanggalnya sebagai pemisahnya. Coba elo lihat opsi mana lagi yang menggunakan tanda hubung.

Begitu pun dengan opsi c yang menggunakan garis miring. Ingat cukup spasi sebagai pemisah dalam tanggal surat lamaran pekerjaan.

Jadi jawaban yang paling tepat adalah yang memiliki huruf kapital di huruf pertama nama kota dan menggunakan spasi di bagian tanggal. Jawabannya adalah opsi e.

Jawaban: e

Baca Juga: Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Contoh Soal 4

Topik: Konsep Cerita Sejarah

Pada awal Agustus 1945, Ratulangi diangkat sebagai salah satu anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mewakili Sulawesi. Saat Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Ratulangi hadir dalam upacara tersebut karena dia baru saja tiba di Batavia bersama para anggota PPKI lainnya dari wilayah timur untuk mengikuti rapat PPKI. Rapat PPKI yang diadakan pada hari berikutnya menghasilkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia dan pengangkatan Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI secara aklamasi. Rapat-rapat itu juga membagi Indonesia ke dalam wilayah-wilayah administratif di mana Ratulangi diangkat menjadi Gubernur Sulawesi.

 sumber: id.wikipedia.org

Berdasarkan jenis teks cerita sejarah, teks di atas tergolong jenis ….

a. teks sejarah fiksi 

b. teks peperangan

c. teks sejarah nonfiksi

d. mengenang sejarah

e. teks yang berisi asal-usul 

Pembahasan:

Sebelum mulai jawab, gue kasih tau dulu nih ada 2 jenis teks cerita sejarah, yaitu teks sejarah fiksi dan teks sejarah nonfiksi. Teks cerita sejarah fiksi memiliki latar belakang sejarah, namun ada kisah fiksi yang ditambahkan disitu agar semakin menarik.

Teks cerita sejarah fiksi contohnya adalah cerpen, novel, dan legenda. Contoh yang cukup dikenal adalah novel Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer dan Laut Bercerita oleh Leila,S.Chidori 

Kalau teks cerita sejarah nonfiksi tentunya berisi sejarah tanpa adanya penambahan atau pengurangan dari penulis. Jadi semua yang tertulis sesuai dengan kenyataannya dan bukan karangan. Contohnya adalah biografi, catatan perjalanan dan catatan sejarah.

Berdasarkan 2 jenis di atas elo tinggal memilih opsi a atau c. Coba deh elo baca teks di atas, sudah jelas biografi yang sesuai fakta dan sejarah. Ratulangi di teks adalah tokoh nyata dan bukan karangan. 

Maka, jawaban yang tepat adalah opsi c.

Jawaban: c

Pelajari Juga: Konsep Teks Cerita Sejarah dan Perbedaannya dengan Novel

Contoh Soal 5

Topik: Struktur Teks Cerita Sejarah

Peradaban Mesopotamia atau Irak kuno adalah yang pertama kali memperkenalkan astrologi pada 3000 SM. Mereka mencatat dan mengidentifikasi konstelasi dan pola yang menonjol pada bintang. Sementara itu, di bagian timur, astrologi Tionghoa juga muncul sejak Dinasti Shang (1600 SM—1046 SM) lewat 12 shio. Kedua belas shio ini berlangsung dalam satu siklus yang membutuhkan waktu 60 tahun. Pada akhir abad ke-5 SM, para astronom Babilonia mengembangkan astrologi Mesopotamia menjadi 12 zodiak. Zodiak ini berurut dalam kalender bulanan dengan durasi 30 hari.

sumber: nationalgeographic.grid.id

Penggalan teks cerita sejarah di atas merupakan struktur bagian .…

a. urutan peristiwa

b. Koda

c. reorientasi 

d. komplikasi 

e. orientasi

Pembahasan

Setelah elo baca penggalan teks cerita sejarah di atas elo udah sadar dong teks tersebut masuk ke jenis nonfiksi. Teks tersebut membicarakan tentang asal usul astrologi.

Nah untuk teks cerita sejarah nonfiksi elo punya 3 struktur yaitu orientasi, urutan peristiwa dan reorientasi. Untuk struktur orientasi akan elo temui di bagian pembuka sebagai pengenalan topik. Urutan peristiwa tentu merupakan struktur yang berisi inti bacaan yang bersifat gradual atau berangsur-angsur. Gampangnya urutan waktunya maju perlahan-lahan. Reorientasi merupakan penutup dari teks cerita sejarah. 

Berdasarkan yang telah kita ketahui berarti opsi pilihan yang bisa kita pilih adalah opsi a, c dan e. Kalau elo jeli elo bisa baca bahwa teksnya berangsur-angsur maju dari segi waktu. Dimulai dari 3000 SM, 1600 SM dan 5 SM, ini berarti sifatnya gradual ya.

Bisa kita simpulkan isi teks di atas merupakan struktur bagian urutan peristiwa.

Jawaban: a

Baca Juga: Teks Cerita Sejarah, Konsep Struktur, dan Ciri Kebahasaan

Contoh Soal 6

Topik: Ciri Kebahasaan Cerita Sejarah

Di mana Bhisma. Tiap hari aku menantikan berita pembebasannya, membayangkan sebuah rumah ke mana ia akan pulang. Berharap bahwa aku, entah bagaimana caranya, akan jadi bagian dalam kepulangan itu. Namun, […] tidak ada dalam daftar tahanan yang kembali. Bertahun-tahun kemudian aku pasrah. Ia tak akan pernah kembali.

diadaptasi dari novel Amba karya Laksmi Pamuntjak

Kata ganti yang tepat untuk mengisi bagian rumpang di atas adalah ….

a. Aku

b. Mereka

c. Kami

d. Kalian

e. ia

Pembahasan

Yuk di baca dulu teksnya. Elo sadar kan si tokoh aku dalam cerita ini sedang membicarakan Bhisma. Nah berarti kata yang rumpang adalah kata yang menggantikan si Bhisma ini ya.

Coba diinget ada berapa kata ganti. Bener banget ada 3 kata ganti yaitu orang pertama: saya, aku, kamu, orang kedua: kamu, anda, engkau, kalian, dan orang ketiga: beliau, dia, ia, mereka.

Kalau kata ganti orang pertama adalah orang yang berbicara dan kata ganti orang kedua diperuntukkan bagi orang yang diajak bicara. Kata ganti orang ketiga adalah untuk orang yang dibicarakan.

Seperti tadi gue bilang, teks tersebut membicarakan tentang Bhisma. Maka elo pakai kata ganti orang ketiga. Di opsi pilihan yang masuk dalam kata ganti orang ketiga adalah opsi b dan e.

Namun elo perlu pakai kata ganti orang ketiga tunggal nih karena yang diomongin adalah Bhisma yang cuma satu orang. Mereka merupakan kata ganti ketiga jamak karena kata ganti ini ditujukan ke lebih dari satu orang. 

Sudah tau dong ya pilihan yang benar adalah opsi e yaitu ia.

Jawaban: e

Pelajari juga: Ciri Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Selesai sudah artikel tentang Contoh Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Pembahasan. Kalau elo sudah memahami materinya pasti bakal lebih mudah kok. Untuk lanjut ngerjain latihan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12 elo bisa klik banner di bawah ini ya!

banner PAT/PAS zenius education
Yuk kerjain lagi!

Yuk tingkatkan prestasi belajar elo bareng paket belajar Zenius. Dapatkan akses ke video premium Zenius, Live Class, Tryout ujian sekolah dan masih banyak keuntungan lainnya. Yuk langganan sekarang dan raih diskon yang nggak kalah menarik!

Contoh Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Pembahasan 9
Beli paket belajar sekarang!

Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran, Contoh Soal & Pembahasan

Halo, Sobat Zenius! Di Materi Ekonomi Kelas 10 ini, gue mau ngajak elo ngebahas rumus fungsi permintaan dan penawaran beserta kurvanya, contoh soal dan cara menghitungnya. Yuk baca sampai selesai artikel ini!

Sebelum lebih jauh, gue mau menjelaskan singkat nih. Rumus fungsi permintaan dan penawaran ini terkait dengan hukum ekonomi yang menyatakan,

“Jika harga naik maka permintaan akan turun dan jika harga turun maka permintaan akan naik.”

Fungsi Penawaran dan Permintaan

Fungsi penawaran dan permintaan memiliki pengertian dan rumusnya masing-masing. Nah, di artikel Materi Ekonomi ini, elo akan belajar kedua fungsi yang saling berkaitan dalam membentuk satuan harga dan kuantitas (jumlah barang).

Gimana sih cara menghitung permintaan dan penawaran? Tentu ada rumus perhitungannya dong baik untuk penawaran dan permintaan. Langsung saja simak penjelasan berikut untuk informasi lengkap mengenai pengertian, rumus, dan contoh soal dari fungsi penawaran dan permintaan.

Rumus Fungsi Penawaran

Oke, pembahasan pertama, yaitu mengenai fungsi penawaran yang digunakan pada sudut pandang penjual. Perlu diketahui, fungsi penawaran adalah suatu fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga dan barang yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen. 

rumus fungsi permintaan dan fungsi penawaran
Ilustrasi rumus fungsi permintaan dan fungsi penawaran. (Dok. Zenius)

Agar lebih mudah, coba deh bayangkan di masa pandemi ini, elo lagi jualan masker. Jika harga masker di pasaran sedang naik maka sebagai penjual pasti elo akan berusaha menjual masker sebanyak-banyaknya. Sedangkan jika harga masker di pasaran sedang jatuh, elo pasti akan malas menjualnya karena untungnya tidak begitu besar.

Jadi, dari contoh tersebut elo bisa tahu nih kalau ternyata hubungan antara harga dengan fungsi penawaran itu berbanding lurus loh!

Karena hubungannya yang berbanding lurus tersebut, maka untuk menghitung fungsi penawaran dan mencari persamaan kurvanya dapat melalui rumus sebagai berikut:

P = a + bQ

atau

Q = a + bP

rumus fungsi penawaran
Ilustrasi rumus fungsi penawaran. (Dok. Zenius)

Dengan

Q: jumlah barang yang diminta

P: harga barang per unit

a: angka konstanta

b: koefisien kecenderungan (positif karena hubungan penawaran bersifat berbanding lurus)

Berikut gambar kurva penawaran:

Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 74

Kurva penawaran digambar dengan garis lurus dari kiri bawah ke kanan atas yang menunjukkan hubungan yang sifatnya berbanding lurus antara harga dan barang yang ditawarkan.

Tonton Juga: Memahami Fungsi Penawaran

Biar elo makin paham, gua bakal kasih contoh soal kurva fungsi permintaan dan pernawaran. 

Contoh Soal dan Kurva Fungsi Penawaran

Soal 1

Perhatikan gambar kurva berikut ini.

Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 75

Berdasarkan gambar kurva di atas, fungsi penawaran yang tepat adalah …

A. Qs = 2P – 10

B. Qs = 2P -20

C. Qs = 2P – 30

D. Qs = P – 10

Pembahasan:

P1 = 0            P2 = 10

Q1 = -20        Q2 = 0

—————————–

Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 76

2P = Q +20

2P – 20 = Q

Qs = 2P – 20

Soal 2

Dean sedang merintis usaha thrift shop. Pada saat pasar ramai, ia menjual kaosnya dengan harga Rp60.000 untuk penjualan 20 unit. Jika Dean menjual 30 unit dengan harga Rp80.000, maka tentukan fungsi penawarannya.

Step 1: Gunakan rumus persamaan garis lurus

Perhitungan rumus fungsi penawaran

20.000Q – 400.000 = 10P – 600.000

20.000Q = 10P – 200.000

Q = 0,0005P – 10

Jadi, fungsi penawaran Dean adalah sebesar Q = 0,0005P – 10 

Rumus Fungsi Permintaan

Setelah belajar apa itu fungsi penawaran dan rumusnya, sekarang pasti elo mikir, fungsi permintaan tuh apa sih?

Well, fungsi permintaan adalah suatu fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta. Jadi, fungsi permintaan ini ada pada sudut pandang pembeli, ya! 

Nah, kalau elo perhatikan hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta itu selalu berbanding terbalik, loh! 

rumus fungsi permintaan dan fungsi penawaran
Ilustrasi periode flash sale (Dok. freepik.com)

Contohnya, ketika lagi tanggal 1.1 alias flash sale bertebaran di mana-mana, semua barang di olshop diskon besar-besaran, pasti elo bakal aji mumpung langsung beli barang sebanyak-banyaknya dong. Karena lama lagi harus nunggu sebulan untuk flash sale berikutnya.

Karena hubungannya yang memiliki keterbalikan tersebut, maka untuk menghitung fungsi permintaan dan mencari kurvanya akan menggunakan rumus sebagai berikut:

P = a – bQ

atau

Q = a – bP

rumus fungsi permintaan
Ilustrasi rumus fungsi permintaan. (Dok. Zenius)

Dengan

Q: jumlah barang yang diminta

P: harga barang per unit

a: angka konstanta

b: koefisien kecenderungan (negatif karena hubungan permintaan bersifat berbanding terbalik)

Berikut gambar kurva permintaan:

Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 77

Dalam membaca kurva permintaan itu mulai dari kiri atas menuju kanan bawah karena hubungan pada fungsi ini adalah berbanding terbalik antara harga dengan jumlah barang yang diminta. 

Contoh Soal dan Kurva Fungsi Permintaan

Biar lebih paham, coba langsung dipraktikkan aja ke dalam contoh soal dan kurva permintaan berikut ini.

Soal 1

Jika kelangkaan menghilang, bagaimana bentuk kurva permintaan?

A. Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 78

B. Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 79

C. Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 80

D. Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran - Materi Ekonomi Kelas 10 81

Pembahasan:

Kelangkaan muncul ketika kebutuhan atau keinginan lebih besar dari ketersediaan barang. Jika kelangkaan muncul, maka itu akan mempengaruhi harga pasar yang juga mempengaruhi permintaan. Nah, kalau kelangkaan hilang maka harga juga akan hilang atau 0. Jadi, jawabannya adalah D

Soal 2

Harga (per unit)Permintaan LisaPermintaan Daniel
Rp20.000210
Rp18.000314
Rp16.000418
Rp14.000522

Mari kita coba hitung rumus fungsi permintaan (Q) Lisa dan Daniel.

Fungsi Permintaan Lisa

Step 1: Lihat dan amati data pada tabel

Saat harga barang Rp20.000 per unit, permintaan Lisa sebanyak 2 unit. Namun, saat harga barang turun menjadi Rp18.000 permintaan Lisa naik menjadi 3 unit. Nah, hal ini bisa dituliskan menjadi

Q₁ = 2

P₁ = Rp20.000

Q₂ = 3

P₂ = Rp18.000

Step 2: Hitung dengan menggunakan persamaan garis lurus

Perhitungan rumus fungsi permintaan

4.000 – 2.000Q = P – 20.000

-2.000Q = P – 24.000

Q = 12 – 0,0005P

Jadi, fungsi permintaan Lisa adalah Q = 12 – 0,0005P dan fungsi ini berlaku untuk semua perubahan permintaan Lisa loh! Jika harga barang 16.000 maka

Q = 12 – 0,0005 (16000)

    = 4

Fungsi Permintaan Daniel

Step 1: Lihat dan amati data pada tabel.

Saat harga barang Rp16.000 per unit, permintaan Daniel sebanyak 18 unit. Namun, saat harga barang turun menjadi Rp14.000 permintaan Daniel naik menjadi 22 unit. Nah, hal ini bisa dituliskan menjadi

Q₁ = 18

P₁ = Rp16.000

Q₂ = 22

P₂ = Rp14.000

Step 2: Hitung dengan menggunakan persamaan garis lurus

Fungsi permintaan

36.000 – 2.000Q = 4P – 64.000

-2.000Q = 4P – 100.000

Q = 50 – 0,002P

Jadi, fungsi permintaan Daniel adalah sebesar Q = 50 – 0,002P dan fungsi ini berlaku untuk semua perubahan permintaan Daniel juga, jadi jika harga barang 18.000 maka

Q = 50 – 0,002 (18.000)

    = 14

Oh iya selain contoh soal dalam bentuk kurva, di materi ini bakal elo dapati juga contoh soal tabel permintaan dan penawaran. Coba kerjain latihan soal dari Zenius deh, nanti pasti ketemu soal dalam bentuk tabel.

Nah, Sobat Zenius, gimana sekarang sudah paham kan dengan rumus dan contoh soal fungsi permintaan dan penawaran? Biar makin paham, elo juga bisa nonton video penjelasan materi belajar dan contoh soal fungsi permintaan dan penawaran beserta kurvanya lho. Klik banner di bawah ini ya!

Pelajari materi Ekonomi di video materi belajar Zenius

Buat elo yang masih bingung dan tersesat tanpa tahu arah jalan pulang dan ingin tahu lebih banyak terkait rumus fungsi penawaran dan permintaan, bisa banget nih beli paket belajar Zenius. Ada beberapa paket belajar yang bisa lo pilih sesuai kebutuhan.

Dengen membeli paket belajar, elo bakal diberi akses ke ribuan video belajar premium, ikutan try out buat persiapan ujian, dibimbing langsung sama Zen tutor di Live Class, sampai latihan soal persiapan SNBT nanti. Yuk, cek info lengkapnya dengan klik banner di bawah ini, sekarang!

Langganan Zenius

Baca Juga Materi Ekonomi Lainnya

Coba Ngertiin Ilmu Ekonomi dari Jenis-jenisnya Deh!

Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi

Materi Ekonomi: Pembangunan Ekonomi

Materi Ekonomi Kelas 10: Konsep Manajemen

Originally Published: January 10, 2022
Updated by: Ni Kadek Namiani Tiara Putri – SEO Writer Intern Zenius, Rizaldi Abror & Silvia Dwi