Struktur dan Konsep Teks Ceramah

Halo, Sobat Zenius! Elo suka bingung nggak, sih, kalau diminta buat ceramah oleh orang lain, entah itu saat di lingkungan rumah atau sekolah. Nah, supaya nggak bingung lagi, gue mau mengajak elo semua buat membahas materi teks ceramah bahasa Indonesia kelas 11, nih!

Ngomong-ngomong soal ceramah, pasti elo sudah pernah melihat orang yang sedang ceramah, bukan? Entah itu melihatnya dari televisi, media sosial, maupun secara langsung.

Misalnya saja, saat presiden sedang berceramah di suatu acara kenegaraan atau saat kepala sekolah berceramah ketika upacara sekolah.

Nah, di saat seperti itu penting sekali, nih, memahami konsep dan struktur dari materi ceramah kelas 11. Sebab, dengan memahami teks ceramah dapat membantu kita untuk menyampaikan isi pesan-pesan terhadap pendengar.

Maka dari itu, yuk, kita pelajari materi teks ceramah ini. Siapa tau di masa depan elo jadi presiden, kan? Hehe.

📌 Artikel ini merupakan bagian dari ragam teks dalam Bahasa Indonesia. Untuk mempelajari jenis teks yang lain, baca artikel berikut: Jenis Teks dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasannya.

Konsep Berceramah

Konsep dan Struktur Teks ceramahCeramah
Sumber: unsplash

Sobat Zenius, kali ini kita akan membahas mengenai konsep dari teks ceramah. Sebelum membahasnya lebih jauh, elo sudah tahu belum apa yang dimaksud dengan teks ceramah itu? Oke, mari kita bahas pengertiannya dahulu, ya!

Jadi, teks ceramah adalah teks yang berisi suatu pemberitahuan atau penyampaian informasi di depan khalayak umum dengan tujuan untuk meyakinkan dan menambah wawasan para pendengar. 

So, bicara mengenai teks ceramah, maka kita harus memahami konsep dari berceramah itu sendiri. Sobat Zenius, tahu gak kalau ceramah itu sebenarnya termasuk ke dalam public speaking? 

Yap, ini dikarenakan saat berceramah, elo akan berkomunikasi di depan banyak orang. Oh iya, komunikasi di sini sedikit berbeda dengan komunikasi yang biasa kita lakukan, nih! 

Pasalnya, komunikasi yang biasa kita lakukan adalah komunikasi yang bersifat dua arah. Misalnya, saat kita curhat dengan seseorang, nah pasti kedua belah pihak akan saling berbicara dan mendengarkan, bukan?

Sementara itu, kalau ceramah lebih bersifat komunikasi satu arah dan lebih dominan si penceramah. Nah, karena ceramah bersifat satu arah, maka Sobat Zenius penting sekali, nih, untuk memahami dasar-dasar dari ceramah. Lantas, apa sih dasar-dasarnya? 

Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, gue mau ngasih tahu elo buat download aplikasi Zenius dari sekarang, ya!

Di sana, ada materi teks ceramah yang bisa elo akses dalam bentuk video pembelajaran, lho! Nggak cuman itu, elo juga bisa memakai fitur ZenBot untuk menyelesaikan soal-soal Kimia, Fisika, dan Matematika!

Penasaran? Yuk klik banner di bawah ini untuk download! Gratis!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapan elo sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Untuk memahami dasar-dasar public speaking, ada tiga hal yang harus kalian perhatikan. 

Konsep dan Struktur Teks Ceramah
Ilustrasi dasar public speaking (Dok. Zenius)

1. Listener (Pendengar)

Tujuan dari pembicara adalah pendengarnya dapat mengerti pesan yang ingin kita sampaikan, sekaligus berdampak terhadap pendengarnya. Maka dari itu, elo harus memperoleh sebanyak mungkin informasi mengenai pendengar kalian sebelum ceramah. 

2. Speaker (Pembicara)

Saat menjadi pembicara, sebaiknya kita menganalisis dahulu siapa pendengar kita serta memahami materi yang ingin kita sampaikan. 

3. Feedback (Umpan Balik)

Meskipun ceramah bersifat satu arah, pendengar sebenarnya tidak pasif saat menerima pesan. Biasanya, pendengar akan menunjukan feedback berupa non verbal, seperti menganggukan kepala, tersenyum, mengerutkan dahi, dll.

“Lalu, kenapa, sih, kita harus belajar teks ceramah?”

Seperti yang kita ketahui, saat ini, banyak sekali berita provokasi negatif maupun hoax yang tersebar luas. Nah, dengan memahami teks ceramah ini, akan membantu Sobat Zenius untuk menghindari hal-hal seperti itu!

Contoh Soal Konsep Berceramah

  1. Selain membantu penyerapan kalsium, vitamin D berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin D menjadikan sel-sel kekebalan tubuh lebih aktif dalam melawan benda asing yang masuk. Salah satu cara mendapatkan vitamin D dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi sekitar 10-15 menit. 

Teks di atas dapat dikategorikan sebagai teks ceramah karena ….

A. berisi provokasi untuk berjemur sebagai langkah pencegahan virus korona

B. berisi informasi terkini dan dibutuhkan oleh masyarakat luas

C. berisi fakta yang dapat dipertanggungjawabkan

D. berisi pengetahuan umum yang bermanfaat

E. berisi nasihat untuk berjemur

Jawaban: C

Pembahasan: Di dalam teks tersebut berisi manfaat, fungsi, dan bagaimana cara mendapatkan vitamin D. Dengan begitu, teks tersebut dapat dikategorikan sebagai teks ceramah karena berisi informasi dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Struktur Teks Ceramah

Well, sekarang Sobat Zenius pasti sudah memahami tentang konsep ceramah, bukan?

Kalau begitu, sekarang waktunya kita masuk ke materi selanjutnya yaitu struktur teks ceramah. Ngomong-ngomong penting gak sih kita menggunakan struktur teks ceramah?

So, elo pernah nggak melihat penceramah yang gugup saat berbicara, bahkan lupa dengan isi materinya? Nah, hal tersebut tentu saja tidak baik, bukan?

Pasalnya, ketika gugup, pendengar akan sulit memahami isi ceramah yang ingin disampaikan. Oleh karena itu, penting sekali yang namanya struktur teks ceramah, nih, Sobat Zenius!

Struktur teks ceramah sendiri berfungsi membantu kita agar tidak gugup dan tidak lupa dengan materi yang ingin disampaikan.

Lantas, apa saja struktur teks ceramah? Nah, coba elo perhatikan gambar di bawah ini! 

Konsep dan Struktur Teks Ceramah
Ilustrasi struktur teks ceramah (Dok. Zenius)

1. Pengenalan Isu 

Di dalam bagian pengenalan isu, Sobat Zenius harus mampu memperkenalkan serta memberi gambaran umum terkait topik yang akan dibahas. 

Contohnya, saat kepala sekolah ceramah, ia ingin mendisiplinkan para siswanya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai isu kedisiplinan terlebih dahulu di dalam teks ceramahnya. 

2. Rangkaian Argumen

Pada bagian rangkaian argumen, buatlah argumen-argumen yang dapat membuat pendengar elo terbawa suasana. 

Jangan lupa di setiap argumen yang elo berikan harus disertai dengan fakta, ya! Misalnya, menambahkan sumber penelitian. 

3. Penegasan Kembali

Nah, di bagian terakhir ini, elo dapat menegaskan kembali isu dan fakta yang sudah dijelaskan sebelumnya. Oh iya, jangan lupa untuk memberikan saran serta pesan-pesan, ya! 

Oke, biar makin paham, kita lanjut ke contoh soal, ya!

Contoh Soal Struktur Teks Ceramah

  1. Hidup tanpa sebuah prinsip akan membuat kita mudah terpengaruh. Dengan memiliki prinsip, kita menjadi manusia yang terarah dan bertujuan jelas. Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti. Tidak perlu perbuatan besar agar hidup kita punya manfaat atau berarti bagi sesama. Cukup lakukan hal-hal kecil, namun berarti banyak. Perlakuan kecil yang membekas dalam benak orang lain.

Kutipan ceramah di atas termasuk bagian struktur ….

A. pengenalan isu karena berisi gambaran umum ceramah.

B. rangkaian argumen karena menjelaskan permasalahan yang diangkat dalam ceramah.

C. penegasan kembali karena berisi solusi dan penguatan.

D. rangkaian argumen karena menjelaskan pendapat yang disertai fakta.

E. penegasan kembali karena berisi pendapat dan permasalahan yang diangkat.

Jawaban: C

Pembahasan: Di dalam teks tersebut terdapat kalimat penegasan dan ajakan sehingga dapat dikategorikan sebagai struktur teks ceramah ‘penegasan kembali’.

Well, itu dia penjelasan mengenai rangkuman materi ceramah kelas 11. Oh iya, jika ingin tahu lebih banyak lagi mengenai materi yang satu ini, Sobat Zenius juga bisa, lho, belajar lewat video pembelajaran dari ZenTutor!

Lewat video pembelajaran, materi tentu saja akan dikemas dengan sangat menarik disertai dengan contoh soal dan pembahasan yang semakin membuat elo mudah dalam memahaminya.

Klik banner di bawah ini buat aksesnya, ya!

Konsep dan Struktur Teks Ceramah - Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 17

Lalu, buat Sobat Zenius yang mau mengasah otak dengan belajar ribuan contoh soal dan pembahasan dari setiap mata pelajaran, elo juga bisa, lho, berlangganan paket Aktiva Sekolah Zenius dari sekarang!

Nggak cuman contoh soal, elo juga bisa mendapatkan kesempatan ikut ujian try out sekolah serta mengakses ribuan video premium lainnya dari Zenius.

Yuk, berlangganan sekarang juga!

Konsep dan Struktur Teks Ceramah - Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 18

Originally published: November 9, 2021
Updated by: Maulana Adieb

Belajar Ceramah, Cara Menyampaikan Materi & Etika Penceramah

Menjadi penceramah dan memiliki etika saat berceramah, bisa dibilang hal yang susah-susah gampang. Perlu latihan, latihan, dan latihan yang keras. 

Tak hanya harus menguasai panggung, penceramah juga harus memahami bagaimana sikap pembaca naskah ceramah di depan pendengar ditambah dengan kemampuan menyusun teks yang baik dan benar. 

Di artikel kali ini, gue akan mengupas apa sih teks ceramah itu dan bagaimana supaya bisa berceramah dengan baik. 

Kita gak bisa meramal masa depan, guys. Bisa saja suatu hari ada yang akan menjadi guru besar hukum tata negara. Boleh jadi juga bakal ada yang jadi menteri, camat, atau bahkan Presiden. 

Apapun posisi kita nantinya, percayalah bahwa akan ada suatu keadaan yang mengharuskan kita untuk tampil di hadapan publik. Tak sekadar tampil tentunya, melainkan juga menyampaikan gagasan, sambutan, ceramah, atau apapun bentuknya. 

Di dalam bahasa Indonesia, kita mempelajarinya dalam materi teks ceramah dan contoh teks ceramah. 

Jangan sampai gara-gara kita gak pernah belajar soal ceramah, kita jadi malu dan mempermalukan tak hanya diri sendiri melainkan lembaga/organisasi yang kita wakili. 

Terlebih jika kita sedang berada dalam suatu forum yang tidak memberi banyak kesempatan kepada seluruh pesertanya untuk berbicara. Melalui pidato yang keren, kita bisa menyampaikan gagasan/ide yang selama ini terpendam di dalam pikiran. 

Siapa tahu, melalui pidato atau ceramah yang kita kemukakan, dunia bisa menjadi lebih baik daripada dunia saat ini. Misalkan kita mendapat undangan untuk berpidato di markas besar PBB. 

Lihat saja di dalam sejarah. Ada banyak sekali orang yang diingat melalui pidato yang pernah disampaikannya. Nama besar mulai dari Abraham Lincoln sampai Presiden Soekarno dikenal memiliki kemampuan pidato yang hebat. 

Sebelum kita menjadi orator ulung seperti tokoh-tokoh besar dunia, alangkah baiknya kalau kita mempelajari teks ceramah atau pidato secara lebih mendalam melalui artikel belajar ceramah kali ini.

Struktur Teks Ceramah 

Belajar ceramah harus dimulai dari kemampuan membuat membuat teks ceramah yang baik dan benar.

Elo sebaiknya gak asal menulis karena ada struktur yang bisa elo gunakan sebagai rujukan. 

Tujuannya adalah supaya tulisan elo fokus dan nggak lari kemana-mana. Selain itu, agar semuanya jelas kapan elo harus membuka, menyampaikan gagasan, dan menutup ceramah. 

Pengenalan Isu/Pendahuluan

Sebagai pembuka, elo dapat masukkan gambaran umum tentang apa yang mau elo sampaikan kepada audience atau pendengar. 

Misalkan elo ingin membahas tentang bahaya perubahan iklim dan apa yang harus manusia lakukan untuk menanganinya. 

Dalam pembukaan, elo bisa menyampaikan kondisi bumi saat ini yang menurut elo udah sangat berbeda dengan beberapa dekade yang lalu. 

Selain itu elo juga bisa menuliskan langkah-langkah yang bisa ditempuh manusia untuk mengatasi perubahan iklim tersebut. 

Rangkaian Argumen/Isi

Pada bagian ini, dalam belajar ceramah, elo harus mulai serius dalam menyampaikan gagasan. 

Salah satu caranya adalah dengan melampirkan data-data yang kuat. Misalkan, kutipan kalimat dari para ahli yang menyatakan bahwa dalam beberapa dekade terakhir suhu permukaan air laut naik sekian persen. 

Bisa juga dengan mengutip data yang terdapat dalam jurnal yang menampilkan bahwa beberapa spesies harus punah karena laut makin panas. 

Menggunakan data dalam bagian ini menjadi penting supaya pembaca atau pendengar pidato elo bisa yakin terhadap gagasan yang elo berikan. 

Kalau pidato elo gak memiliki sesuatu yang bisa meyakinkan pendengar sedangkan elo bukanlah orang yang memiliki pengaruh, 

Bukankah ceramah elo akhirnya hanya akan dianggap sebagai angin lalu?

Penegasan Kembali/Penutup

Pembukaan dan isi pidato yang menarik selayaknya juga diakhiri dengan cara yang menarik pula. Bagian ini bisa dibilang sulit. 

Tak jarang pidato yang disampaikan secara berapi-api harus berakhir antiklimaks karena ditutup dengan cara yang kurang elegan. 

Misalkan, elo sudah berbusa-busa menyampaikan ancaman perubahan iklim tetapi di akhir teks ceramah elo malah menyatakan bahwa perubahan iklim masih harus dikaji secara lebih mendalam. Jangan sampai hal tersebut terjadi ya. 

Elo bisa menyampaikan intisari dari ceramah tadi sebagai penutup. Elo juga bisa menyajikan imbauan. 

Dan kalau bisa, sampaikanlah penutup secara singkat saja agar pendengar elo gak bosan nantinya dan malah bingung yang mana isi dan yang mana kesimpulannya. 

Struktur Teks Ceramah Terdiri dari 3 Bagian (Arsip Zenius)
Struktur Teks Ceramah Terdiri dari 3 Bagian (Arsip Zenius)

Di bagian selanjutnya dalam artikel belajar ceramah ini, gue akan membahas lebih dalam mengenai ciri, tips dan kiat menjadi penceramah. 

Tapi sebelum lompat ke bagian itu, gue mau ngasih info penting nih. 

Kalo elo mau tau gimana caranya melakukan persiapan menghadapi UTBK SBMPTN yang baik dan benar,  elo bisa download aplikasi Zenius sebagai persiapan UTBK, lho! 

Sebab, di sana ada banyak fitur dan materi lengkap yang bisa elo gunakan buat belajar UTBK.

Langsung klik banner di bawah ini, ya, buat download aplikasinya!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Fokus UTBK untuk kejar kampus impian? Persiapin diri elo lewat pembahasan video materi, ribuan contoh soal, dan kumpulan try out di Zenius!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Ciri Kebahasaan Teks Ceramah

Kata Sapaan

Kata sapaan adalah hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan ketika elo masih dalam proses belajar ceramah. 

Lalu, bagaimana etika penceramah dalam memberikan sapaan saat berceramah?

Oke, jadi gini, kalau kita perhatikan, banyak penceramah biasanya mengawali ceramahnya dengan menggunakan kata sapaan. 

Misalkan frasa “saudara-saudara sekalian. . .,bapak dan ibu yang saya hormati, dan lain-lain.” 

Kata sapaan yang digunakan ini salah satunya dipakai untuk menarik perhatian pendengar atau pembaca. 

Selain untuk menarik perhatian, sapaan juga harus sesuai etika. Yaitu etika kesopanan, norma serta nilai yang berlaku di lingkungan pendengar. 

Misalnya, elo diminta ceramah di sekolah, kemudian para pendengar elo adalah Bapak-Ibu Guru hingga Kepala Sekolah. 

Nah, elo bisa menggunakan sapaan yang lebih sopan ataupun bisa menambahkan gelar mereka. 

Kata Ganti Orang Pertama

Pernah gak elo mendengar ceramah yang menggunakan kata ganti orang kedua (kamu, Anda, dan kalian)? 

Jika elo pernah menemukannya, sepertinya elo sedang sangat hoki karena hal tersebut amat sangat jarang nyaris mustahil untuk terjadi. 

Penggunaan kata ganti orang pertama (saya, kami, aku) lebih sering digunakan karena orang berceramah untuk menyampaikan gagasannya sendiri atau mewakili kelompoknya.  

Istilah-Istilah 

Karena elo berceramah untuk menyampaikan gagasan, terkadang elo perlu untuk memakai istilah-istilah tertentu untuk menunjang ceramah. 

Misalkan elo sedang membicarakan ancaman perubahan iklim, elo bisa memasukkan istilah kenaikan permukaan air laut, climate change, ozon, dan lain sebagainya.

Kausalitas (Sebab-Akibat)

Dalam rangka memperkuat argumen, elo bisa menyampaikan keadaan terdahulu. Misalkan untuk membicarakan isu perubahan iklim, elo bisa menunjukkan data suhu bumi sebelum revolusi industri, jumlah spesies sebelum suhu air laut naik, lalu elo komparasikan dengan keadaan hari ini. 

Pernyataan Definisi

Elo gak mungkin mengenal semua pembaca atau pendengar ceramah kan? Terutama jika pendengar ceramah elo berasal dari disiplin ilmu yang sangat berbeda dengan elo.

Contohnya elo sedang membicarakan ancaman resesi global di hadapan petani jagung. 

Jika elo memiliki banyak istilah yang asing, elo perlu untuk menjelaskan arti dari istilah tersebut. 

Elo butuh menggunakan kata-kata seperti ‘adalah, yakni, merupakan’ untuk menjelaskan istilah-istilah asing yang ingin elo sampaikan supaya tidak terjadi kesalahpahaman yang tidak diinginkan. 

Kalimat Persuasif

Pastinya elo berceramah dengan maksud atau tujuan tertentu. Entah hanya sebatas menyampaikan informasi atau sedang menarik calon konstituen.

 Oleh sebab itulah di dalam ceramah biasanya akan elo jumpai kalimat persuasi yang isinya ajakan atau harapan. 

Misalkan: “Saya mengimbau kepada saudara-saudara sekalian supaya tidak membuang sampah sembarangan.” 

Ciri-ciri tersebut tidak harus semuanya ada di dalam teks ceramah yang elo buat. Gunakan hanya jika relevan dengan ceramah yang elo susun. 

Ciri Kebahasaan dalam Teks Ceramah (Arsip Zenius)
Ciri Kebahasaan dalam Teks Ceramah (Arsip Zenius)

Tips Menyusun Teks Ceramah 

Sekarang kita akan membahas kiat-kiat untuk menyusun teks ceramah yang baik.
Siapa tahu elo adalah seorang ketua OSIS yang sesekali diminta memberikan sambutan, yak an?

Kenali Audiens

Hal pertama yang harus banget elo lakukan adalah elo harus tahu target dari ceramah elo ini. 

Jangan sampai elo menyampaikan tips jitu membabat hutan di hadapan pecinta alam. Bisa-bisa baru pembukaan elo sudah dihajar oleh pendengar. 

Tema yang Aktual

Sebagai penceramah yang baik, jangan sampai elo menyampaikan kabar bohong. Pastikan tema yang ingin elo sampaikan adalah sesuatu yang benar-benar terjadi. 

Selain itu, elo juga bisa membahas tema yang sedang jadi bahan pembicaraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih memberikan perhatian karena rasa penasarannya. 

Susun Outline

Sekarang kita bahas kerangka ceramahnya atau juga bisa pakai istilah outline. 

Struktur

Sebelumnya kita sudah bahas struktur teks ceramah. Dengan mengikuti struktur yang sudah dibahas, elo bisa menyusun kalimat sesuai dengan posisinya.

Maksud dan Tujuan

Ini yang tidak boleh elo lupakan. Karena elo sedang berceramah di hadapan orang banyak, pastikan elo gak lupa untuk menyisipkan baik secara tersurat maupun tersirat maksud dari ceramah yang elo sampaikan. 

Kalau misalnya untuk mencegah pembalakan liar, ya sampaikan saja secara gamblang.

Tersusun dengan Baik

Bagian ini juga mesti elo perhatikan. Beberapa penceramah ditinggalkan pendengarnya karena omongannya berputar-putar. 

Salah satu penyebabnya adalah karena dia mengulang-ulang kalimatnya secara terus-menerus. Itulah pentingnya menyusun ceramah. 

Yah, meski ada juga orang-orang beruntung yang dianugerahi kemampuan khusus sehingga bisa tetap terstruktur tanpa harus menyusun ceramahnya terlebih dahulu. 

Riset

Salah satu hal yang menurut gue paling mutlak harus ada dan haram buat ditinggalkan adalah riset. 

Percuma elo mau ngomong apa kalau tidak berlandaskan data. Terlebih lagi jika elo berceramah sebagai orang dengan kapasitas tertentu seperti dosen atau bahkan guru besar. 

Hari ini yang namanya menemukan data adalah hal yang sangat mudah. Akses internet sudah sangat murah. Perpustakaan daerah juga sudah diisi oleh buku-buku bagus dan berkualitas tinggi. 

Kalau masih kurang juga sila akses jurnal-jurnal internasional yang bertebaran di dunia maya. Dengan data yang kuat, elo akan lebih mudah untuk meyakinkan pemirsa. 

Nah, biasanya ketika ceramah telah selesai pendengar dapat mengajukan pertanyaan. Dengan melakukan riset, akan mempermudah elo menjawab pertanyaan dari pendengar. 

Pengetahuan elo terhadap tema atau materi yang elo bawakan akan diuji dalam pertanyaan dari para pendengar. 

Fatal banget akibatnya kalo elo gak punya jawaban konkret terhadap pertanyaan yang mereka ajukan. 

Nah, untuk menghindari itu semua, elo bisa mencegahnya dengan melakukan riset sedetail dan sedalam mungkin dan tentunya dari sumber-sumber terpercaya. 

Tulis

Oke, elo sudah punya semua resepnya sekarang. Sekarang bagian eksekusi dan tulis naskah ceramah elo. 

Kalau tidak ditulis ya untuk apa gue jabarkan semua panduan di atas kan? hehe.

5 Tips Menulis Teks Ceramah yang Baik dan Benar (Arsip Zenius)
5 Tips Menulis Teks Ceramah yang Baik dan Benar (Arsip Zenius)

Kiat Menjadi Penceramah

Dengan bekal teks ceramah yang bagus, elo bisa menjadi penulis ceramah buat tokoh-tokoh besar. 

Tidak semua orang bisa menjadi penceramah yang baik. Alasannya, untuk membaca teks ceramah diperlukan kiat-kiat tersendiri yang aku bahas di sini. 

Lafal

Ingat ya guys, berkumur-kumurlah di kamar mandi, bukan saat berceramah. 

Karena elo perlu memperhatikan pengucapan setiap kata yang ada dalam teks ceramah. 

Berlatihlah untuk mengucapkan huruf-huruf vokal A-I-U-E-O. Untuk memperlancarnya, tak ada cara lain yang lebih ampuh selain terus berlatih.

Perhatikan Intonasi

Ya kali elo mau ngomong secara datar-datar saja untuk kalimat yang seharusnya diucapkan dengan penuh semangat seperti ‘Merdeka’. 

Bacalah teks ceramah baik-baik dan tentukan setiap intonasi, kapan harus menggunakan nada murung, gembira dan ekspresi-ekspresi Lainnya. 

Sikap Tubuh

Kalau elo perhatikan, beberapa penceramah terkadang menggerak-gerakkan tangannya. Ada juga penceramah yang hanya diam berdiri tegak lurus bagai patung. 

Bahasa tubuh memiliki tingkat kesulitan tersendiri yang bisa dipelajari. Elo bisa melihat video-video para orator ulung untuk bahan referensi. 

Ceramah atau pidato adalah salah satu kesempatanmu untuk menyuarakan pendapat. Karena itu, gunakan kesempatan tersebut secara maksimal. 

Jangan sampai ceramah pertama elo menjadi ceramah terakhir elo karena gagal dalam memanfaatkan kesempatan yang elo punya. 

Gue rasa tulisan ini bisa sedikit membantu untuk belajar membuat teks ceramah sekaligus menjadi penceramah. Sebagaimana pesan pepatah ‘Guru terbaik adalah pengalaman’. 

Para orator legendaris seperti Bung Karno dan Bung Tomo tidaklah mendapatkan kemampuannya begitu saja tanpa adanya latihan. 

Oleh karena itu, elo pun juga perlu berlatih. Misalkan dengan mencoba berbicara di depan cermin. Akhir kata, selamat mengamalkan tips-tips di atas ya.  

Selain tips di atas, elo juga bisa nonton penjelasan dari materi-materi sekolah dalam bentuk video lho. 

Kalo penasaran, tinggal klik banner di bawah ini, semua materi terkait Bahasa Indonesia bisa elo pelajari dengan cara yang menyenangkan.

Belajar Membuat Teks Ceramah dan Menjadi Penceramah yang Baik 17

Biar makin mantap, Zenius punya beberapa paket belajar yang bisa lo pilih sesuai kebutuhan lo. Di sini lo nggak cuman mereview materi aja, tetapi juga ada latihan soal untuk mengukur pemahaman lo. Yuk langsung aja klik banner di bawah ini!

Belajar Membuat Teks Ceramah dan Menjadi Penceramah yang Baik 18

Baca Juga Artikel Lainnya:

Pidato

Lebih jauh tentang Pidato dan Pembahasannya

Cek di sini untuk materi dan pembahasan Analisis Teks Ceramah

Lebih dalam tentang Teks Ceramah

Originally published:  December 2, 2019
Updated by:  Sabrina Mulia Rhamadanty

Contoh Teks Ceramah, Bahasa yang Digunakan & Cara Membuatnya

Hai Sobat Zenius, kali ini gue akan ajak elo belajar materi Bahasa Indonesia tentang teks ceramah. Elo akan belajar tentang ciri kebahasaan, cara menganalisis dan membuatnya, nggak lupa bakal ada contoh teks ceramah Bahasa Indonesia kelas 11.

Jam 11 malem baru pulang, ke mana aja?

Kalau makan langsung dicuci sekalian piringnya, biar nggak numpuk di wastafel.

Handuk habis dipakai bukannya dijemur, malah di kasur.”

Pernah nggak elo denger emak atau bapak elo ngomong gitu di rumah, dan elo cuma bisa bilang dalam hati, “Aduh…ceramah lagi…ceramah lagi…”

Eiitss, btw, elo yakin kalau kalimat-kalimat di atas itu bener-bener ceramah? Emang, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan ceramah?

So, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ceramah adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Jadi, ketika emak atau bapak lagi bete nih di rumah dan ngomel-ngomel, itu belum disebut ceramah. Karena, ceramah adalah menyampaikan informasi di depan khalayak umum, alias orang banyak, yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar dan menambah wawasan pendengar dalam melakukan sesuatu.

Oke, kali ini, gue Citra, bakal ngebahas tentang teks ceramah. Setelah elo tahu tentang apa itu ceramah, gue bakal ngajak elo untuk menyelam lebih dalam tentang gimana cara nyusun teks ceramah yang bener, sampai tips jitu buat jadi penceramah yang menarik, antirese, dan anti-boring.

Yuk, kita mulai!

Ciri Kebahasaan Teks Ceramah

Ada beberapa ciri kebahasaan teks ceramah, antara lain:

Kata dan Frasa Sapaan

Dalam teks ceramah, elo perlu menggunakan kata dan frasa sapaan. Seperti namanya, kata dan frasa sapaan digunakan buat menyapa seseorang, baik tunggal maupun jamak. Dalam hal ini ya…audiens yang mau elo kasih ceramah.

Ada tiga bentuk kata dan frasa sapaan, antara lain:

  1. Kata dan frasa sapaan kekerabatan

Ada beberapa kata dan frasa sapaan kekerabatan, seperti Pak, Bu, Dik, Kak, Nek, Saudara. Biasanya, saudara digunakan untuk hadirin yang banyak.

Contoh:

“Saudara/Hadirin yang berbahagia…”

“Bagaimana kabarnya, Bu, Pak?”

  1. Kata dan frasa sapaan gelar/kehormatan

Jenis ini bisa elo gunakan untuk menyapa orang yang memiliki kedudukan terhormat, seperti Dok, Prof, Paduka, Tuan Putri.

Contoh:

“Peserta seminar ini sangat antusias ya, Prof?”

  1. Kata dan frasa sapaan nama orang/benda

Elo bisa memanggil sesuai nama orangnya, hewan, atau benda mati yang mau disapa.

Contoh:

“Halo, Dilan. Iya, kamu, yang ada di pojokan.”

Kalimat Persuasif

Bahasa yang digunakan dalam teks ceramah adalah kalimat-kalimat ajakan atau persuasif.Di dalam teks ceramah, elo perlu menggunakan kalimat persuasif.  Apa sih, kalimat persuasif itu?

So, kalimat persuasif adalah kalimat yang isinya mengajak dan mengimbau orang lain untuk melakukan sesuatu. Biasanya, elo mungkin menemukan kalimat persuasif dalam iklan-iklan di TV, poster, brosur, caption posting-an selebgram yang lagi ngendorse, atau bahkan di video YouTube.

Namun, kalimat persuasif nggak hanya melulu elo temuin di situ-situ aja. Elo juga bakal nemuin kalimat persuasif di dalam teks ceramah. Karena, di dalam teks ceramah, ada ajakan dan seruan untuk melakukan sesuatu.

Kalimat persuasif di dalam teks ceramah ditandai dengan kata “Ayo”, “Mari”, “Marilah”, “Yuk”, dan kata ajakan lainnya.

Contoh:

  • Maka dari itu, marilah kita dukung reboisasi supaya tanah longsor dapat dihindari.
  • Ayo kita mulai dari diri sendiri untuk mencintai lingkungan, agar menjadi contoh untuk orang lain.
  • Marilah kita sama-sama menyaksikan video berikut ini.

Penggunaan kata ganti

Sebenarnya, ini bonus aja buat elo. Tapi, ini penting buat elo ketahui sebelum bikin teks ceramah.

Suatu hari kelas elo dapat apresiasi dari sekolah sebagai kelas paling bersih dan dapat hadiah. Sebagai perwakilan, ketua kelas elo diberi kesempatan buat ngasih wawasan ke seluruh siswa tentang kebersihan kelas. Saat pembukaan, ketua kelas elo bilang…

Saya mewakili kelas XI IPA 1 mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari sekolah. Kita berterima kasih kepada bapak kepala sekolah dan para guru yang telah memberikan penilaian positif terhadap kelas kita…

Menurut elo, ada yang salah nggak sama apa yang diucapin ketua kelas elo di atas?

Yakin nggak ada?

Elo tahu nggak sih, kalau sebenarnya penggunaan kata “kita” di atas itu salah. Yang benar adalah menggunakan “kami”.

Kok bisa?

So, “kami” adalah kata ganti yang hanya mencakup pembicara dan orang lain yang ada di pihaknya. Sedangkan, “kita” mencakup pembicara, pendengar, dan pihak lain.

Itu sebabnya, ketua kelas elo seharusnya bilang, “Kami berterima kasih kepada bapak kepala sekolah dan para guru yang telah memberikan penilaian positif terhadap kelas kami…”

Karena, “kami” yang ketua kelas elo wakilin adalah dirinya sendiri dan teman-teman kelasnya yang udah berusaha buat menjaga kebersihan kelas. Sedangkan, “kita” itu termasuk kepala sekolah, para guru, dan semuanya yang dengerin ceramah ketua kelas elo saat itu. Jadinya aneh kan, kalau kepala sekolah dan para guru berterima kasih kepada dirinya sendiri?

Intinya, ketika elo mau nulis teks ceramah, pastikan elo harus bener-bener merhatiin kata ganti yang tepat, termasuk seperti contoh di atas, biar nggak salah tangkap.

Udah nggak sabar ya ke bagian contoh teks ceramah kelas 11, tapi aplikasi Zeniusnya udah dipake belum nih. Download dulu deh buat elo yang belum dan nikmati akses gratis ke ribuan video belajar, fitur asyiknya kayak ZenBot dan Zencore. Penasaran? Yuk download sekarang!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimaln persiapanmu sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Hal Penting dalam Menganalisis Teks Ceramah

Sebelum tahu langkah-langkah menganalisis teks ceramah, elo perlu ngerti dulu, apa sih yang paling penting untuk menganalisisnya?

Coba bayangin. Ketika elo nonton video ceramah tokoh besar di YouTube. Ketika nonton video tersebut, pancaindra elo akan bekerja, terutama mata dan telinga. Elo melihat dan mendengar tokoh tersebut nyampain pesan yang disampaikan.

Apa yang ditangkap oleh mata dan telinga elo kemudian disalurkan ke otak, hingga akhirnya elo menyimpulkan dan merumuskan pesan yang elo terima. Itulah yang dinamakan persepsi.

Cara Menganalisis dan Membuat Teks Ceramah - Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 41
Persepsi penting dalam menganalisis teks ceramah. (Foto: Zenius Education)

Yap, persepsi penting banget buat menganalisis teks ceramah. Dari persepsi ini lah, kita sebagai pendengar memutuskan untuk memilih tindakan mana yang akan kita lakukan dari pesan yang disampaikan penceramah.

Ada tiga faktor yang mempengaruhi persepsi, untuk dapat menganalisis teks ceramah dengan tepat, yaitu:

  1. Objek yang diamati, seperti teks ceramah atau penceramahnya langsung. Misalnya, ketika elo dari awal udah nggak suka sama penceramahnya, pada akhirnya elo akan menganggap bahwa apa yang diomongin itu basi.
  2. Reseptor, tepatnya gimana otak dan pancaindra memproses informasi. Ketika otak memproses informasi dari penceramah, elo akan secara sadar menerima pesan yang elo mau.
  3. Perhatian. Kalau elo nggak merhatiin sungguh-sungguh teks ceramah yang elo baca, atau apa yang diomongin penceramah, proses menerima informasi juga nggak akan sempurna.

Jadi, ketiga hal itu mempengaruhi banget ketika elo menganalisis teks ceramah. Dengan kata lain, persepsi sangatlah penting untuk menganalisis teks ceramah, tergantung proses penerimaan pesannya kayak gimana dan gimana elo menafsirkannya.

Cara Menganalisis Teks Ceramah

Dalam menganalisis teks ceramah, elo harus menentukan dua hal, yaitu:

  1. Tema. Tentukan dulu tema dari isi teks ceramah yang lagi elo baca.
  2. Pokok-pokok. Tentukan apa aja pokok-pokok dalam teks ceramah tersebut.

Terus, gimana caranya nentuin pokok-pokoknya?

Tentukan hal-hal yang bermanfaat. Setiap orang tentunya akan beda-beda menentukannya, kembali lagi…karena setiap orang punya persepsi yang berbeda. Yang penting, fokus sama hal-hal yang menurut elo bermanfaat dalam teks ceramah tersebut.

Sedangkan, pokok-pokok itu adalah hal yang bikin kita responsif dan menangkap dengan baik.

Udah paham kan langkah-langkah menganalisis teks ceramah? Cuma ada dua kok, tentukan tema dan pokok-pokok yang menurut elo bermanfaat. Okay?

Cara Membuat Teks Ceramah

Cara Menganalisis dan Membuat Teks Ceramah - Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 42
Ilustrasi membuat teks ceramah. (Dok. Freepik)

Setelah elo tadi belajar tentang langkah-langkah menganalisis teks ceramah, saatnya kita beralih ke tips membuat teks ceramah.

Misalnya nih, elo sebagai juara 1 pidato bahasa Inggris tingkat nasional (aminin aja sih ini) diminta guru elo buat ngasih ceramah ke seluruh siswa sekolah elo buat numbuhin semangat belajar bahasa Inggris. Gimana cara elo bikin teks ceramahnya?

Caranya, elo perlu memperhatikan hal-hal di bawah ini:

1. Mengetahui audiens/pendengar

Dalam kasus elo, audiensnya adalah seluruh siswa di sekolah elo, yang notabene beda tipis usianya. Ketika elo udah tahu siapa audiensnya, kasih pancingan dalam teks ceramah elo yang related alias nyambung dengan mereka.

Karena anak-anak zaman sekarang pada demen sama boyband BTS, elo bisa pakai contoh seperti berikut.

Contoh:

“Ngomong-ngomong, nih, temen-temen pada tahu RM BTS kan?”

2. Menentukan topik yang bersifat aktual

Apa yang mau elo omongin harus bener-bener terjadi, lagi hangat-hangatnya, dan terbaru. Otomatis, antusiasme orang akan semakin naik.

Misalnya, elo kan udah mancing tuh dengan RM BTS. Sangkutin aja dengan kemampuannya dalam berbahasa Inggris, prestasi terbarunya terkait kemampuan bahasa Inggrisnya, atau elo juga bisa ngarahin ke cara-cara RM BTS belajar bahasa Inggris, dan pentingnya belajar bahasa Inggris.

3. Menyusun kerangka ceramah

Ada tiga hal penting dalam menyusun kerangka ceramah, yaitu:

Struktur ceramah. Dalam struktur ceramah, elo perlu:

  • Memberikan pengenalan isu topik yang akan dibahas.
  • Memaparkan rangkaian argumen. Elo harus ngasih pendapat dan argumen yang disertai fakta, agar informasi yang elo sampaikan valid.
  • Menegaskan kembali argumen dan fakta. Elo bisa ngasih kesimpulan, penguatan, saran, dan solusi topik yang dibahas.

Maksud dan tujuan. Elo harus tahu maksud dan tujuan dari ceramah yang akan elo sampaikan.

Tersusun secara logis. Pastikan informasi yang akan elo sampaikan nggak loncat-loncat, maju-mundur. Apa yang akan elo omongin harus runtut agar mudah dipahami.

4. Melakukan riset

Banyak-banyakin riset tentang topik yang akan elo bahas. Elo bisa riset dari koran, buku, atau internet. elo juga bisa riset tentang istilah-istilah keren saat ini yang nyambung sama topik elo.

5. Hasil final teks ceramah

Susun bahan-bahan yang udah elo dapetin dari riset menjadi teks yang utuh dan runut. Jadi deh, tinggal siap-siap ngomong di depan banyak orang!

Tips Jadi Penceramah yang Nggak Ngebosenin

Cara Menganalisis dan Membuat Teks Ceramah - Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 43
Ilustrasi ceramah. (Arsip Zenius)

Udah paham kan cara bikin teks ceramah? Sekarang, gimana caranya buat menjadi penceramah yang anti-boring di depan khalayak ramai?

1. Lafalkan dengan jelas

Artikulasi a i u e o harus jelas di telinga publik. Elo bisa melatih kemampuan pelafalan di YouTube atau platform lain. Ketika elo udah mampu melafalkan dengan baik, audiens pun akan enak dengernya. Sebaliknya, kalau suara elo kayak lagi nyoba obat kumur, audiens jadi males ndengerinnya.

2. Ucapkan dengan intonasi yang tepat

Intonasi berkaitan dengan naik-turunnya nada suara. Pastikan kalau intonasi elo sesuai dengan emosi topik yang elo bicarain. Misalnya, elo  nggak mungkin ngasih ceramah tentang semangat 17-an dengan intonasi yang datar. Sebaliknya, elo akan ngomong dengan nada yang penuh semangat.

3. Pasang sikap tubuh yang menarik

Elo perlu memperhatikan sikap tubuh (body language) agar ceramah elo menarik audiens. Usahakan untuk membawakan gerakan yang variatif, jangan diem aja kayak patung. Selain itu, sesuaikan body language dengan suasana. Body language punya pengaruh besar dan bisa membawa suasana. Jadi, jangan sampai lupain ini ya!

Sekarang yuk simak contoh teks ceramah kelas 11 di bawah ini.

Selamat pagi anak-anakku, Pada Senin pagi hari yang cerah ini, izinkanlah Bapak menyampaikan sedikit petuah untuk kalian semua. Tak lupa kita ucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih diberi nikmat sehat dan dapat berkumpul di lapangan ini tanpa suatu kekurangan apapun. 

Ceramah upacara kali ini akan membahas “Remaja dan Dunianya”. Anak-anakku, Usia remaja adalah usia yang sering membuat gelisah orang tua. Saat memasuki remaja, seseorang akan berpikir hal-hal baru yang dianggapnya tabu. Rasa penasaran itu membuatnya bertindak melakukan hal-hal yang dilarang. Sikap ingin tahu itu yang akhirnya menjerumuskan ke dalam pergaulan yang salah. Contohnya, tawuran, mencuri, dan hal lainnya.

 Fase ini, remaja berada dalam tahap stress dan strom, kebutuhan mereka harus dipenuhi oleh orang tuanya. Kondisi ini menyebabkan kelabilan emosi dan bertindak merugikan orang lain. Anak-anakku, kalian perlu membekali diri kalian dengan agama, pendidikan, dan pembentukan karakter yang kuat. Sebab, pembentukan karakter salah satu jembatan untuk menahan perbuatan kenakalan remaja dan menyongsong hari esok yang berseri. 

Kalian juga harus pintar dalam memilih teman bergaul dan lingkungan yang baik. Bentuklah ketahanan diri kalian agar tidak mudah terpengaruh jika bergaul dengan teman atau komunitas yang tidak sesuai harapan. Ikutilah juga berbagai kegiatan positif baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun lingkungan lainnya. Misalnya saja mengikuti komunitas olahraga bola basket, karang taruna, sepak bola, dan kegiatan kegiatan baik lainnya. Pilihlah bentuk kegiatan yang disukai agar tercipta kenyamanan dan menghindari kebosanan. 

Mari bersama-sama kita lawan kenakalan remaja dan kriminalitas yang terjadi terhadap remaja. Remaja hebat, remaja harapan bangsa. 

(https://tambahpinter.com/teks-ceramah/)

Biar lebih paham isi ceramah coba deh elo jelaskan inti dari ceramah di atas.