Pengertian, Prinsip, Contoh Soal Amperemeter

Sobat Zenius, pernah nggak sih lampu di rumah elo tiba-tiba redup? Terus elo ganti, eh, masih redup aja. Kalau elo panggil teknisi, kira-kira apa yang akan dilakukan sama teknisi itu? Kemungkinan besar, teknisi itu akan mengukur arus listrik rumah elo.

Eh, memang bagaimana cara mengukur arus listrik? Nah, di artikel kali ini kita akan belajar cara mengukur arus listrik dengan alat ukur listrik bernama amperemeter.

Kita akan mulai dari apa itu amperemeter sendiri, rumus-rumus yang digunakan, cara penggunaan, sampai contoh soal amperemeter. Makanya, elo baca artikel ini sampai selesai, ya!

Pengantar Alat Ukur Listrik

Sebelum kita bahas soal amperemeter, elo perlu pahami materi-materi terkait listrik arus searah dengan baik. Pemahaman terkait listrik arus searah ini bakal membantu elo untuk bisa memahami materi amperemeter maupun alat ukur listrik lainnya.

Kenapa begitu? Karena elo bakal terus bertemu dengan istilah-istilah kelistrikan seperti arus, tegangan, resistor, hingga Hukum Kirchoff. Elo bisa tonton video ini atau baca artikel di bawah ini untuk mempelajari materi arus listrik searah.

Baca Juga:

Materi Rangkaian Arus Searah, Contoh Soal & Pembahasannya 

Nah, kalo elo udah paham terkait listrik arus searah, langsung aja kita mulai belajar amperemeter!

Pengertian Amperemeter

fungsi alat ukur listrik
Perbandingan Fungsi Alat Ukur Listrik (Arsip Zenius)

Amperemeter adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar kuat arus listrik pada suatu rangkaian listrik. Misalnya, elo punya rangkaian listrik sederhana yang terhubung ke suatu lampu. Ternyata, lampu elo redup. Nah, elo bisa cek seberapa kuat atau lemah arus listrik yang diterima oleh lampu elo dengan amperemeter ini.

Dalam kehidupan sehari-hari, amperemeter ini biasanya digunakan oleh para teknisi untuk mengukur aliran arus di rumah dan gedung untuk memastikan bahwa alirannya nggak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. 

amperemeter digital; amperemeter analog
Ilustrasi Amperemeter (Arsip Zenius)

Prinsip Kerja Amperemeter

Nah sebenarnya, amperemeter ini merupakan modifikasi galvanometer. Galvanometer sendiri adalah alat ukur yang sensitif terhadap arus listrik yang lebih dahulu ada dari amperemeter.

Seperti amperemeter, galvanometer digunakan untuk mengukur arus listrik dan juga mengetahui arah arus listrik dalam suatu rangkaian. Namun, galvanometer memiliki arus maksimum yang kecil.

Oleh karena itu, kalau kita mau mengukur suatu rangkaian dengan arus yang lebih besar, kita harus menambahkan resistor atau hambatan bantuan yang disebut hambatan shunt. 

Hambatan shunt ini harus dipasangkan secara paralel dengan galvanometer. Kira-kira ilustrasinya seperti ini:

rumus hambatan shunt

Di ilustrasi di atas, gue juga taruh persamaan yang perlu elo ketahui karena kalau bicara galvanometer dan amperemeter, kita nggak bakal jauh-jauh dari hambatan shunt atau resistor shunt. Jadi, inget-inget ya persamaan di atas!

Pengukuran dengan Amperemeter

Terus, gimana cara pasang amperemeter? Amperemeter harus dipasangkan secara seri pada rangkaian tertutup. Amperemeter ini nggak bisa dipasang secara paralel karena dapat menyebabkan short-circuit atau arus pendek.

Kenapa? Karena amperemeter ini memiliki hambatan yang kecil. Nah, arus listrik suka nih melewati aliran yang hambatannya kecil. Jadi, alih-alih mengalir melewati lampu, arus listrik ini nanti malah melewati amperemeter dan terjadi arus pendek. 

Cara baca hasil amperemeter juga gampang banget! Pada amperemeter, elo perlu memperhatikan 3 hal, yaitu skala utama, skala maksimum, dan batas ukur. Untuk mencari tau berapa arus listrik yang terukur oleh amperemeter, elo bisa pake rumus berikut:

rumus amperemeter

Hambatan Amperemeter

Kalau bicara soal hambatan amperemeter, kita nggak bakal jauh dari hambatan shunt yang udah dibahas di atas. 

Nah, seperti yang kita tahu, amperemeter itu digunakan untuk mengukur arus listrik pada suatu rangkaian. Selain itu juga, amperemeter akan dipasangkan secara seri ke rangkaian tertutup. 

Tapi, kita perlu inget kalau amperemeter juga punya hambatannya sendiri dan hambatan ini bisa memengaruhi arus listrik yang terukur nantinya. Terus, gimana caranya kita tahu hambatan amperemeternya? Elo bisa pake rumus ini:

rumus hambatan amperemeter

Inget konsep hambatan dan arus: semakin besar hambatan amperemeter, semakin kecil arus listrik yang terukur. Oleh karena itu, kita harus bikin hambatan amperemeter ini sekecil mungkin supaya arus listrik yang terukur bisa lebih besar atau sesuai dengan keadaannya. 

Caranya gimana? Elo bisa memperkecil hambatan amperemeter dengan memperkecil hambatan shunt-nya.

Contoh Soal Amperemeter

Setelah mengetahui konsep dan rumus amperemeter, gue mau kasih elo contoh soal supaya elo bisa lebih paham sama materi ini.

Contoh Soal 1

Coba elo perhatiin gambar amperemeter di bawah ini.

contoh soal amperemeter

Hasil pembacaan pengukuran arus listrik pada amperemeter adalah …

Pembahasannya:

Dari gambar amperemeter di atas, elo udah punya semua variabel yang elo butuhin, yaitu:

SU = 1,2

SM = 3

BU = 15

Jadi, tinggal masukin deh ke rumusnya. Inget, rumusnya:

Konsep Alat Ukur Listrik Amperemeter – Materi Fisika Kelas 12 17

Gampang, kan? Elo tinggal masukin aja angka-angka ke rumusnya. Nah, lagi deh. Sekarang kita pake soal lain yang agak menantang.

Contoh Soal 2

Coba elo perhatiin gambar di bawah ini.

contoh soal amperemeter

Persamaan yang tepat untuk menentukan besar hambatan shunt (RS) adalah …

Pembahasannya:

Nah, soal ini agak lain nih karena kita nggak punya angka. Tapi tenang, selama elo masih inget rumusnya, elo pasti bisa kerjain soal ini. 

Dari gambar di atas, kita tau kalau hambatan alat ukur (galvanometer) adalah rG dan arus listriknya adalah IG. Nah, arus listrik untuk hambatan shunt udah dinotasikan nih dalam soal, yaitu I – IG. Jadi, tinggal kita utak-atik aja rumusnya.

Konsep Alat Ukur Listrik Amperemeter – Materi Fisika Kelas 12 18

Gimana? Gampang kan kerjain soal tentang amperemeter? Atau elo butuh contoh soal amperemeter yang lebih menantang? Tenang ada kok. Elo tinggal download aplikasi Zenius di hp elo untuk dapetin soal-soal dan video pembahasannya sekalian.

Elo juga bisa klik banner di bawah ini untuk belajar materi rangkaian arus searah atau materi fisika lainnya. Tinggal klik banner dan ketik materi yang diinginkan di kolom pencarian ya.

amperemeter

Nah, supaya pemahaman elo makin dalam, ikuti terus review materi dan kerjakan berbagai latihan soal di Zenius, yuk. Ada berbagai paket yang bisa elo beli sesuai kebutuhan elo. Klik banner di bawah ini untuk info selengkapnya!

Langganan Zenius

Pembahasan gue tentang materi amperemeter kelas 12 sampai sini dulu ya! Kalau elo ada pertanyaan, bisa langsung tulis di kolom komentar. 

Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Semangat terus ya, Sobat Zenius!

Penulis: Trisnajaya Shalsabila

Referensi:

  • Erick, Y. (2021, July 5). Apa Itu Amperemeter? Fungsi, Bagian, Cara Membaca.
  • Sumarsono, J. (2009). Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas RI [Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia].